Getafe Bermimpi di Coliseum, Menang Atas Elche

Pemain Mauro Arambarri menggiring bola nelawati pemain Elche. Foto: via MD

edisiana.com – Getafe sudah boleh bermimpi. Di Coliseum yang dingin pada Jumat malam—atau Sabtu dini hari bagi para penonton di Indonesia—Azulones memetik kemenangan tipis namun bernilai emas: 1-0 atas Elche yang terus terperosok dan kini tanpa kemenangan dalam tujuh laga beruntun.

Pertandingan tidak akan dikenang karena intensitasnya, namun Getafe memulai dengan nada tinggi. Tekanan agresif mereka membuat lini belakang Elche dan kiper Iñaki Peña tidak bisa bernapas lega.

Sancris hampir membuka skor lewat tendangan bebas yang cuma melebar beberapa sentimeter, sementara Allan Nyom mengancam dengan salto spektakuler di dalam kotak penalti—typical Nyom, langsung menghidupkan stadion.

BACA JUGA:  Hengkang dari Madrid, Ancelotti Jadi Rebutan Klub-klub Italia

Namun perlahan Elche bangkit. Mereka berani membangun dari bawah, mengambil risiko besar, dan mulai memaksa Getafe berlari lebih banyak dari yang diinginkan José Bordalás.

Dari situ muncul peluang terbaik Elche. Álvaro Rodríguez, pencetak gol di laga melawan Real Madrid pekan lalu, memimpin serangan balik kilat dan memberi bola pada Héctor Fort.

Bek muda itu melepaskan tembakan mendatar yang memaksa David Soria terbang menepis bola—penyelamatan kelas atas yang menjaga skor tetap kacamata hingga jeda.

Babak kedua bergulir dengan tempo jauh lebih lambat. Elche memasukkan Rodrigo Mendoza menggantikan Diangana yang cedera, berharap memutus rentetan hasil buruk. Tapi justru perubahan itu membuka celah bagi Getafe.

BACA JUGA:  Mancini Hampir Jadi Manajer Timnas Arab

Pada kesempatan bersih pertama mereka, Azulones menghukum tamunya. Nyom—yang malam itu tampil ganas—melakukan dua stepover, memperdaya Mendoza, lalu mengirim umpan silang ke kotak penalti.

Bola disambar Kiko Femenía dengan voli keras yang memicu kepanikan, dan di sana muncul sosok tercepat bereaksi: Mauro Arambarri, menyundul bola masuk dan menggetarkan Coliseum.

Melansir MD, Getafe menutup malam di posisi ketujuh dengan 20 poin, stabil di zona ambisius dan semakin beralasan untuk bermimpi lebih besar.

Di sisi lain, Elche justru makin terbenam. Tujuh laga tanpa kemenangan menambah tekanan pada skuat Eder Sarabia, yang pulang dari Madrid dengan tangan hampa dan banyak pekerjaan rumah.

BACA JUGA:  Leicester Versus Tottenham Hotspur Seri 1-1

Getafe menang tipis, tapi pesan mereka jelas: musim ini, Coliseum kembali punya nyawa.(maq)