edisiana.com – Pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park di Pulau Galang, Batam, ditargetkan mulai memasuki tahap pembangunan pada awal 2027. Proyek ini diharapkan menjadi penggerak investasi sekaligus membuka ribuan lapangan kerja.
Presiden Direktur PT Galang Bumi Industri, Akhmad Ma’ruf Maulana, menyampaikan optimisme terhadap realisasi proyek tersebut. Ia berharap dukungan Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berlanjut agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana.
Pada tahap pertama, pembangunan kawasan industri ini direncanakan mencakup lahan seluas 150 hektare di Pulau Galang. Pengembangan tersebut diproyeksikan mampu menyerap hingga ribuan tenaga kerja.
“Proyek PSN di Galang ini sudah bisa terealisasi dan dibangun di awal tahun 2027. Harapan kami, BP Batam dapat terus mendukung kerja sama ini agar proses pembangunan berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Ma’ruf.
Kawasan industri ini dirancang sebagai ekosistem industri terintegrasi yang berorientasi pada penciptaan nilai tambah. Salah satu sektor yang menjadi fokus pengembangannya adalah hilirisasi pasir silika dan industri semikonduktor.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung agenda hilirisasi sumber daya alam sekaligus memperkuat industri teknologi tinggi di Indonesia.
Selain pembangunan kawasan industri, PT Galang Bumi Industri juga berkomitmen menyiapkan infrastruktur pendukung. Salah satunya berupa pembangunan jalan yang nantinya akan dihibahkan kepada BP Batam.
Menurut Ma’ruf, penyediaan infrastruktur menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pengembangan kawasan dan meningkatkan daya tarik investasi di Batam.
Ia berharap kolaborasi antara perusahaan dan BP Batam dapat terus diperkuat sehingga pembangunan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park berjalan optimal.
Dengan rencana pembangunan tahap pertama pada awal 2027, proyek ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat investasi dan pengembangan industri bernilai tambah di Indonesia.(*)
