edisiana.com – Bournemouth kembali menunjukkan performa impresif dengan menyingkirkan Aston Villa lewat kemenangan telak 3-0 pada ajang Carabao Cup. Hasil tersebut mempertegas momentum positif The Cherries setelah sebelumnya menaklukkan sejumlah tim kuat.
Bournemouth sebelumnya mencatat kemenangan atas AC Milan di Liga Europa, kemudian mengalahkan Manchester United di Old Trafford dalam lanjutan Liga Premier pekan lalu. Tren positif itu berlanjut saat mereka menjamu Aston Villa di Stadion Vitality, Kamis dini hari WIB.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Bournemouth langsung mengambil inisiatif serangan. Amine Adli membuka keunggulan tuan rumah pada menit ketujuh melalui eksekusi penalti setelah tercipta peluang dari pergerakan bek sayap Julio Soler.
Bournemouth hampir menggandakan keunggulan delapan menit kemudian. Ben Gannon-Doak melepaskan tembakan yang memaksa Marco Bizot melakukan penyelamatan gemilang di dekat tiang gawang.
Aston Villa berusaha memberikan perlawanan, tetapi kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Kesempatan terbaik mereka pada babak pertama hadir menjelang menit ke-30, ketika George Hemmings gagal mengarahkan tembakannya ke sasaran dari dalam kotak penalti.
Penampilan Villa di lini depan juga belum memuaskan. Brian Madjo, striker berusia 17 tahun, tercatat hanya melakukan 12 sentuhan sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, Bournemouth kembali tampil agresif. Lewis Cook menggandakan keunggulan tuan rumah hanya enam menit setelah jeda, membuat Aston Villa semakin tertekan.
Dominasi Bournemouth akhirnya ditutup oleh Alvaro Rodriguez. Golnya 21 menit sebelum pertandingan berakhir memastikan kemenangan 3-0 bagi The Cherries sekaligus mengakhiri catatan delapan pertandingan tanpa kekalahan milik Aston Villa.
Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Bournemouth dalam menghadapi lawan-lawan tangguh. Sebaliknya, menukil BBC, Aston Villa harus mengevaluasi penampilan mereka setelah gagal mengimbangi intensitas permainan tuan rumah.(maq)
