edisiana.com – Aitana Bonmatí, pemain Barcelona mempertahankan Ballon d’Or Féminin. Ia mengalahkan persaingan dari rekan setimnya Caroline Graham Hansen untuk menyabet penghargaan itu untuk tahun kedua berturut-turut.
Pemain berusia 26 tahun itu menjadi bintang saat Barça memenangkan empat gelar untuk pertama kalinya dalam sejarah klub musim lalu.
Bonmatí mengangkat trofi Liga F kelima , Liga Champions Wanita ketiga, Copa de la Reina keenam, dan Supercopa Spanyol keempat dalam kariernya.
“Terima kasih banyak atas tepuk tangannya. Saya sangat bersyukur bisa berada di sini untuk menerima penghargaan ini untuk kedua kalinya,” ucap Bonmati seperti dilansir ESPN pada hari ini
“Dan terima kasih juga kepada rekan satu tim saya karena tanpa mereka saya tidak akan berada di sini, saya juga ingin berterima kasih kepada klub saya dan [presiden Barcelona] Joan Laporta,” imbuhnya.
Bonmatí juga menjadi bagian dari tim Spanyol yang menindaklanjuti kesuksesan di Piala Dunia dengan memenangkan edisi pertama Liga Bangsa-Bangsa Wanita. Dia mencetak gol dalam kemenangan 2-0 atas Prancis di final.
Dan ini menjadi tahun keempat berturut- turut seorang pemain Barça memenangkan penghargaan tersebut.
Rekan setim Bonmatí, Alexia Putellas, sebelumnya memenangkannya pada tahun 2021 dan 2022. Tiga dari empat nominasi teratas dalam pemungutan suara adalah pemain Barça — Bonmatí, Salma Paralluelo dan Graham Hansen, bersama dengan Sophia Smith dari Portland Thorns.(maq)
