edisiana.com – Main di kandang sendiri Stadion Kassam, menjamu Burnley, Oxford United tidak memetik hasil penuh. Kedua tim ini bermain Kacamata alias 0-0 pada Sabtu malam.
The Clarets, julukan Burnley mendominasi penguasaan bola. Sayangnya gagal menciptakan peluang emas melawan pertahanan Oxford yang kokoh.
Tim tamu memainkan sebagian besar pertandingan di wilayah Oxford, meskipun mereka membutuhkan waktu hingga menit ke-22 untuk menunjukkan ancaman nyata.
Koleosho, yang menjadi pemain andalan Burnley, melakukan serangan dari sisi kanan dan menariknya kembali ke Lyle Foster yang melepaskan tembakan melebar ke tiang dekat dari jarak 15 yard.
Dengan tujuh menit tersisa sebelum jeda, bola pecah ke arah Hountondji yang tidak terkawal. Namun ia tidak mampu mengarahkan usahanya tepat sasaran.
Upaya pertama Oxford, dan satu-satunya upaya tepat sasaran mereka, terjadi pada menit ke-48.
Saat tendangan sudut dilakukan dan disambut di tiang belakang oleh Elliot Moore tetapi sundulannya tepat mengarah ke kiper.
Pasukan Des Buckingham menciptakan beberapa serangan balik setelahnya dan tidak terlihat seperti mencetak gol.
Burnley melewatkan kesempatan untuk naik ke puncak setelah pemimpin liga West Brom kalah di Sheffield Wednesday pada hari sebelumnya.
Mereka merosot ke urutan keempat, sementara Oxford berada di urutan ke-11. Yang pastinya akan lebih membahagiakan bagi kedua belah pihak.
“Yang pertama kami akan menempatkan diri kami pada posisi terbaik untuk mencoba dan mendapatkan performa terbaik. Yang kedua adalah hasil,” ujar pelatih Oxford, Des Buckingham dikutip dari BBC pada Ahad ini.(maq)
