edisiana.com – Chelsea akhirnya mengakhiri puasa gelar mereka dengan meraih trofi UEFA Europa Conference League, setelah menundukkan Real Betis dengan skor meyakinkan 4-1 pada laga final yang digelar di Wroclaw, Kamis dinihari.
Meski sempat tertinggal lebih dulu, The Blues bangkit luar biasa di babak kedua. Saat laga tersisa 25 menit, Cole Palmer menunjukkan kelasnya dengan mengirim umpan silang dari sisi kanan yang dimanfaatkan secara brilian oleh Enzo Fernandez dan Nicolas Jackson.
Fernandez mencetak gol penyeimbang lewat sundulan tajam, sebelum lima menit kemudian Jackson mencetak gol kedua Chelsea dengan kontrol dada di tiang dekat.
Jadon Sancho memperbesar keunggulan lewat penyelesaian melengkung yang indah, memaksimalkan assist dari pemain pengganti Kiernan Dewsbury-Hall.
Moises Caicedo kemudian menegaskan kemenangan Chelsea dengan gol keempat di masa tambahan waktu melalui tendangan keras dari jarak 20 yard yang sempat membentur tiang.
The Blues memang tertinggal di babak pertama setelah Abde Ezzalzouli mencetak gol untuk Real Betis, memanfaatkan umpan cerdas dari Isco. Namun strategi pelatih Enzo Maresca yang menurunkan tim terbaiknya di final ini terbukti tepat.
Kemenangan ini tidak hanya mengakhiri penantian trofi Chelsea, tetapi juga mencatatkan sejarah baru. Menukil BBC Chelsea kini menjadi klub pertama yang berhasil menjuarai kelima kompetisi antarklub UEFA: Liga Champions, Liga Europa, Liga Konferensi, Piala Super UEFA, dan Piala Winners (yang kini sudah tidak digelar lagi).
Selain itu, kemenangan ini juga mengakhiri dominasi panjang klub-klub Spanyol. Chelsea menjadi tim asing pertama yang mampu mengalahkan wakil Spanyol di final kompetisi Eropa sejak tahun 2002.
Sebelumnya, tim-tim Spanyol telah memenangkan 27 final terakhir di level Eropa maupun internasional pria ketika menghadapi tim dari luar negeri.(maq)











