edisiana.com – Arsenal akan menjamu Paris Saint-Germain di leg pertama semifinal Liga Champions pada Rabu dinihari di Stadion Emirates.
The Gunners membidik final pertama mereka sejak era “Invincibles”, sementara PSG berharap kembali ke final setelah terakhir kali mencapainya pada musim 2019–20.
Pasukan Mikel Arteta tampil tajam dalam situasi bola mati, mencetak gol terbanyak dari skema tersebut di Liga Primer sejak musim lalu.
Ini bisa menjadi ancaman besar bagi PSG, yang telah kebobolan 10 gol dari bola mati di Ligue 1—proporsi tertinggi (32 persen) di antara semua tim.
Luis Enrique, pelatih PSG, menepis kekhawatiran tentang kelemahan timnya: “Kami melatih semua aspek permainan. Kami bukan tim yang sama seperti saat kalah dari Arsenal tujuh bulan lalu,” ucapnya dikutip dari ESPN pada hari.
Ia menyiratkan bahwa PSG kini lebih matang dan siap menghadapi tantangan di London.
Arsenal tiba di laga ini dengan kepercayaan tinggi setelah mengeliminasi juara bertahan Real Madrid dengan agregat 5-1, dan mereka belum terkalahkan di kandang sepanjang musim Liga Champions.
Leg pertama ini akan menjadi ujian taktis dan mental bagi kedua tim yang sama-sama haus gelar Eropa.(maq)
