edisiana.com – Manchester City memastikan tiket ke perempat final Liga Champions dengan cara meyakinkan. Di Etihad Stadium, Rabu malam waktu setempat, raksasa Inggris itu menyikat Galatasaray 2-0 tanpa ampun.
City langsung menekan sejak peluit awal. Bahkan dalam tiga menit pertama, gol seharusnya tercipta. Erling Haaland menyambut umpan silang presisi Rayan Aït-Nouri, tetapi sundulannya masih melebar. Etihad sempat terdiam—namun hanya sesaat.
Striker Norwegia itu tidak butuh waktu lama untuk menebus dosa. Menerima umpan terobosan Jeremy Doku, Haaland mengangkat bola dengan sentuhan kelas dunia, melewati Ugurcan Çakır yang terlanjur maju.
Gol indah, gol penting, gol yang mengakhiri puasa Haaland dalam permainan terbuka.
City terus menekan. Tendangan jarak jauh Nico O’Reilly memaksa Çakır bekerja keras, menepis bola dengan ujung jarinya.
Dominasi itu akhirnya berbuah gol kedua di menit ke-30. Lagi-lagi Doku jadi aktor utama. Winger Belgia tersebut mengalirkan bola kepada Rayan Cherki, yang dengan tenang melepaskan tembakan akurat ke gawang Galatasaray. 2-0. Etihad bergemuruh.
Namun malam sempurna Doku harus dibayar mahal. Setelah mencatat dua assist, ia tertatih dan terpaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-37—sebuah kehilangan kecil di tengah pesta besar City.
Galatasaray bukan tanpa perlawanan. Victor Osimhen mendapat dua peluang emas, satu melalui sundulan dan satu tembakan rendah.
Tapi di bawah mistar, Gianluigi Donnarumma tampil bak tembok baja, menutup semua harapan tim tamu.
Peluit akhir berbunyi. Misi tuntas.
Menukil BBC, Manchester City, yang sempat terancam harus melewati babak play-off usai kekalahan dari Glimt, kini menegaskan statusnya sebagai kandidat juara.
Pep Guardiola tersenyum. Haaland mengaum. Eropa kembali diperingatkan: City masih lapar.(maq)











