Gaet Investor Denmark, BP Batam Beberkan Tiga Fasilitas Pendukung Investasi

516
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto. Foto: BP Batam

Batam, edisiana.comBadan Pengusahaan (BP) telah memilik tiga sektor pendukung kegiatan investasi. Yakni listrik, lingkungan, dan smart and green port.

Terkait fasilitas pendukung investasi itu diterangkan Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto dalam acara webinar bertajuk: Investasi Infrastruktur BP Batam Untuk Peluang Bisnis Berkelanjutan. Yang diikuti 50 peserta termasuk kedutaan Denmark pada Kamis, 27 Januari 2022.

Purwiyanto menanggapi positif atas gagasan kerja sama Indonesia – Denmark tersebut. Purwiyanto menjelaskan, infrastruktur listrik di Batam telah mencapai total kapasitas yang melebihi kebutuhan 473 MW.

BACA JUGA:  Setiap Realisasi Investasi di Batam Dilaporkan ke Menteri

Hal ini dibantu oleh beberapa jenis pembangkit listrik, antara lain tenaga diesel, tenaga gas serta tenaga uap untuk tujuan rumah tangga dan komersil.

Kemudian, dari sisi lingkungan, kebutuhan air bersih di Batam dipasok untuk industri dan rumah tangga, telah dilengkapi dengan tujuh waduk dan dua waduk lainnya yang sedang tahap pembangunan.

BP Batam, imbuhnya, juga telah membangun empat Sediment Trap Trash Rack (STTR). STTR sendiri merupakan sebuah alat untuk menyaring sampah yang akan masuk ke waduk, sehingga air baku yang akan masuk ke waduk sudah dalam kondisi bersih dan memperlancar aliran air.

BACA JUGA:  Harga Avtur Batam Lebih Mahal Dibanding Singapura dan Malaysia

Begitu juga dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang akan terus ditingkatkan pembangunannya di beberapa lokasi perumahan di Batam. Berikut dengan Sambungan Rumah (SR) ke septic tank yang akan dikerjakan setelah pipa utama selesai.

“Sedangkan untuk Smart and Green Port, BP Batam juga sudah menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan. Beberapa hari yang lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Maritim dan Investasi RI, Bapak Luhut Binsar Panjaitan, juga sudah hadir di Batam untuk menyaksikan dan mendorong tercapainya pembangunan Smart and Green Port,” kata Purwiyanto seperti dalam rilisnya pada Jumat kemarin.

BACA JUGA:  Biaya Tambat Kapal Dihapus, Angin Segar Bangkitnya Industri Maritim

Ia berharap, webinar ini mampu menjadi media informasi peluang investasi Batam kepada Denmark, terutama pada sektor energi, lingkungan dan Green Port yang termasuk dalam sektor ekonomi yang berdaya saing global.(maq)

BAGIKAN