edisiana.com – Manchester United keok bertandang ke Stadion Olimpiade, kandang West Ham pada Ahad malam. Kekalahan 2-1 ini membuat Red Devils turun ke posisi 14.
Tim besutan Ten Hag akan menyesali peluang yang disia-siakan, terutama di babak pertama. Terutama Alejandro Garnacho yang tendangannya masih membentur mistar gawang di menit kedua.
Kiper Hammers Lukasz Fabianski melakukan penyelamatan gemilang di masa tambahan waktu babak pertama.
Ia melakukan peregangan untuk menahan sundulan Casemiro dari tendangan bebas Christian Eriksen.
West Ham nyaris unggul di awal babak kedua ketika Michail Antonio berlari menuju gawang Manchester United. Untung Onana bergegas keluar untuk menghentikannya, sang kiper mengalami pukulan di kepala dalam prosesnya.
Onana sempat mendapat perawatan medis selama beberapa menit sebelum permainan dilanjutkan.
The Hammers akhir memecahkan kebuntuan yang dinanti-nanti. Summerville mencatat namanya ke papan skor pada menit ke-74. Dia meluncur dengan kecepatan penuh untuk menyodok tembakan mendatar Ings.
Tujuh menit kemudian, Casemiro membungkam pendukung tuan rumahm Diogo Dalot menanduk bola umpan silang, Joshua Zirkzee membantu meneruskannya, dan gelandang asal Brasil itu menyundul bola ke tiang jauh.
Namun, perayaan para suporter yang berkunjung tidak berlangsung lama. Setelah 12 menit waktu tambahan mereka kembali menyesali kekalahan.
West Ham mendapat hadiah penalti saat Matthijs de Ligt menjatuhkan Danny Ings di kotak terlarang. Kendati sempat diprotes, tapi hasil tinjauan VAR tetap melakukan pelanggaran.
Bowen mencetak gol pada menit ke-92, melangkah ke titik penalti setelah tinjauan VAR yang panjang menunjukkan sebuah keputusan yang membuat Ten Hag menggelengkan kepalanya.
Bowen pun sukses mengeksekusi penaltinya. Meluncurkan bola rendah di luar jangkauan André Onana.
“Kami harus melihat ke cermin, kami tidak mencetak gol dalam permainan bagus dari pihak kami,” kata Ten Hag, pelatih Manchester United dikutip dari ESPN pada hari ini. (maq)









