edisiana.com – Pep Guardiola tak lagi bersembunyi. Sang maestro dari Catalonia memastikan rekrutan barunya, Marc Guéhi, akan langsung turun sebagai starter di jantung pertahanan Manchester City saat menghadapi Wolves, juru kunci klasemen, Sabtu malam nanti.
Pertandingan ini bukan sekadar formalitas. Ini misi wajib menang. City punya peluang emas untuk memangkas jarak menjadi empat poin dari Arsenal—sebuah tekanan psikologis besar jelang The Gunners bertemu Manchester United pada Minggu.
“Semoga kami bisa mendekat, terus berkembang, dan memberi diri kami satu kesempatan untuk mengejar mereka,” ujar Guardiola, penuh keyakinan, dikutip dari MetroSports pada Sabtu ini.
Meski performa City naik-turun dalam beberapa pekan terakhir, Guardiola tetap berdiri tegak di belakang pasukannya.
“Saya memiliki tim yang luar biasa dan sekelompok pemain yang luar biasa,” tegasnya.
Sorotan kini tertuju pada Marc Guéhi. Debutnya di Etihad akan menjadi momen besar—namun Guardiola menolak menyebutnya sebagai obat mujarab.
“Saya tahu bagaimana kerapuhan itu akan diatasi. Dan itu tidak akan selesai hanya dengan satu pemain,” katanya, tanpa basa-basi.
Namun, Guardiola juga tak menutupi kekagumannya. “Marc akan membantu kami. Pengalamannya luar biasa. Dia pemain tim nasional Inggris, kapten tim yang memenangkan Piala FA musim lalu.”
Tetapi pesan Guardiola jelas: ini soal kolektif, bukan satu nama.
“Akan menyenangkan jika semua masalah bisa diselesaikan oleh satu pemain, tapi kenyataannya tidak. Saya tahu solusinya. Para pemain juga mengetahuinya,” pungkasnya.
Sabtu malam, Etihad akan menjadi panggung.Guéhi debut. City mengancam. Arsenal waspada.(maq)










