Bola  

Insiden Ludah yang Mengguncang Burnley

Pemain Burnley merayakan kemenangan. Foto: via BBC

edisiana.com – Burnley kembali tertimpa masalah di tengah performa mereka yang menurun, dan kali ini pusat perhatian mengarah pada gelandang muda mereka, Hannibal Mejbri.

Pemain berusia 22 tahun itu resmi menerima hukuman berat: larangan bermain empat pertandingan plus denda £15.000 setelah terbukti meludahi fans Leeds United—insiden yang langsung mengundang badai kritik.

Peristiwa tersebut terjadi pada menit ke-67 dalam kemenangan Burnley 2-0 atas Leeds pada 18 Oktober. Seorang pendukung Leeds di tribun tandang melaporkan tindakan tersebut, dan Kepolisian Lancashire pun ikut turun tangan melakukan penyelidikan.

BACA JUGA:  Era Baru Chelsea, Liam Rosenior Mendarat ke Stamford Bridge

Situasi yang memanas itu berujung pada dakwaan dari FA. Dalam pernyataannya, FA seperti dilansir BBC, menegaskan bahwa Mejbri “bertindak melanggar hukum permainan dan/atau tidak pantas dan/atau melakukan perilaku kasar, dengan meludahi atau mengarahkannya ke arah pendukung Leeds United sekitar menit ke-67.”

Tuduhan itu tak dibantah Mejbri—ia mengaku bersalah. Komisi Regulasi lalu menjatuhkan penghukuman.

Hukuman itu memastikan Mejbri baru bisa kembali merumput pada laga kandang Burnley melawan Newcastle United pada 30 Desember.

Ia otomatis absen kontra Newcastle, Fulham, Bournemouth, dan Everton pada bulan ini—empat laga penting bagi klub yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.

BACA JUGA:  Hotspur Resmi Tunjuk Thomas Frank Sebagai Pelatih Baru Gantikan Ange Postecoglou

Hannibal, yang baru bergabung dari Manchester United pada Agustus 2024 dalam transfer senilai £9,4 juta, sejauh ini telah tampil 50 kali untuk Burnley dan mencetak satu gol. Namun kariernya di Turf Moor kini mendapat noda yang sulit dihapus.

Burnley yang promosi dari Championship musim lalu saat ini terpuruk di posisi ke-19 setelah menelan lima kekalahan beruntun. Dan kehilangan Mejbri—terlepas dari performa tim yang tengah sakit—hanya menambah komplikasi untuk skuad Vincent Kompany.

Bagi Burnley, ini bukan sekadar soal kehilangan pemain; ini soal reputasi, disiplin, dan momentum yang semakin menjauh. Untuk Mejbri, hukuman ini menjadi pengingat keras bahwa sebuah tindakan impulsif bisa berujung konsekuensi yang sangat mahal.(maq)