Pemain Bintang Arsenal Ditikam di Carrefour

240
Pablo Mari. Foto: Offside

Seleb, edisiana.comPemain pinjaman Arsenal, Pablo Mari ditikam oleh seorang pengunjung supermarket Carrefour di Milan, Italia Utara pada Kamis kemarin. 

Media lokal melaporkan seorang kasir supermarket Carrefour berusia 30 tahun meninggal dan empat cedera setelah seorang pria menyerang orang-orang di Assago.

Di antara yang cedera adalah Pablo Mari, pemain sepak bola pinjaman dari Arsenal.

Pablo Mari bergabung dengan Monza dengan status pinjaman pada bulan Agustus lalu. Mari, bek Spanyol berusia 29 tahun, menderita luka tusuk di punggung – namun cederanya tidak mengancam jiwa.

BACA JUGA:  Istri Hamil Bayi Kembar, Ronaldo Beri Nafkah Rp1,6 M per Bulan

Agennya, Arturo Canales, mengatakan bintang itu sadar dan tidak ada organ vital yang terpengaruh.

Menurut CEO Monza Adriano Galliani, Mari sedang berbelanja dengan istri dan putranya yang masih kecil ketika serangan itu terjadi.

“Dia membawa putranya di troli dan istrinya di sebelahnya. Dia tidak melihat apa-apa. Dia kemudian merasakan sesuatu yang menyakitkan di punggungnya, yang merupakan pisau penjahat,” kata Galliani dikutip dari BBC pada hari ini. 

BACA JUGA:  Owen Sarankan Bellingham Pindah ke Liga Premier

“Sayangnya, dia juga melihat penjahat itu menikam seseorang.  Dia melihat semua yang terjadi dan itu sangat mengganggu,” tambah Galliani.

Sementara eksekutif mengatakan bek itu menderita luka yang cukup dalam di punggungnya. Dia mengatakan hidupnya tidak dalam bahaya dan dia harus pulih dengan cepat. 

Mari bergabung dengan Arsenal dari klub Brasil Flamengo pada Januari 2020. Dia hanya bermain 19 kali untuk The Gunners dan saat ini dipinjamkan ke klub papan atas Italia Monza.

BACA JUGA:  Video Messi Berdoa kepada Mendiang Neneknya Bocor

Manajer Arsenal Mikel Arteta mengaku baru menerima kabar tersebut. “Saya tahu Edu [direktur teknis Arsenal] telah berhubungan dengan kerabatnya. Dia di rumah sakit tetapi dia tampaknya baik-baik saja,” ucapnya. 

Sementara itu pelaku berusia 46 tahun akhirnya telah diamankan dan ditahan. Penyerang diduga memiliki masalah kesehatan mental.(maq)

BAGIKAN