edisiana.com – Ketua Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali mengatakan Timnas Indonesia sebagai kuda hitam di kejuaraan Piala Asia U-23 di Qatar tahun ini.
Menurut Akmal, ia melihat para pemain muda ini sudah lama membela timnas senior. Sehingga mereka telah menyatu dalam permainan.
“Separuh dari pemain ini mengantarkan Indonesia juara di Asia Games, sehingga mental juara pun ada,” tambah dia dialog MetroTV.
Selain itu, ia menambahkan tingkat kepercayaan para pemain U-23 tinggi. Sebab, 13 dari pemainnya telah membela timnas senior.
“Dampaknya kita membuat kejutan dengan mengalahkan Australia, Jordania dan terakhir memutuskan rekor Korea Selatan ke Olimpiade sembilan kali berturut-turut,” terang Akmal.
“Dan kini Indonesia jadi pembicaraan di luar negeri. Seperti Prancis menjuluki Indonesia, tim pengacau,” lanjutnya.
Yang menarik, ia melanjutkan, tim-tim yang pada semifinal ini, tiga di antaranya sudah pernah juara, kecuali Indonesia.
“Jepang pernah juara, Irak juara pada tahun 2013, lalu Uzbekistan pada tahun 2018 juga juara. Hanya Indonesia, yang tidak tapi masuk semifinal,” pungkasnya.
Dalam kejuaraan ini, Garuda Muda bertemu dengan Uzbekistan di partai semifinal. Indonesia mengalahkan Korsel 11-10 sebelum melaju ke empat besar. Sementara Uzbekistan menghajar Arab Saudi dengan skor 2-0.
Pertandingan Indonesia versus Uzbekistan akan digelar di Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifa pada Senin besok, sekitar pukul 21.00 WIB.
Jika Indonesia berhasil masuk ke final, maka secara otomatis masuk ke Olimpiade di Paris tanpa mengikuti babak play off lagi.(maq)
