Bola, edisiana.com – Duel menegangkan antara Tottenham Hotspur melawan Sporting Lisbon berakhir dengan drama video assistent refreee (VAR). Antonio Conte diberi kartu merah karena protes wasit.
Sporting lebih dulu menikmat keunggulan pada menit ke-22 lewat mantan pemain muda Spurs Marcus Edwards.
Tim asuhan Conte yang tampil buruk di babak pertama diejeki ejekan dari para penggemar tuan rumah. Namun setelah turun minum Spurs jauh lebih baik.
Mereka berterima kasih atas penyelamatan penting oleh kiper Hugo Lloris dari pemain pengganti Sporting Flavio Naziinho, yang juga melepaskan tembakan melebar dengan tujuan di tangannya.
Spurs memanfaatkan dua peluang itu saat Rodrigo Bentancur bangkit untuk menanduk bola dari tendangan sudut 10 menit menjelang pertandingan usai. Untuk menyamakan skor 1-1.
Dalam penyelesaian yang menegangkan kedua tim memiliki peluang untuk menang. Di menit-menit terakhir Harry Kane mencetak gol kemenangan. Namun setelah dilihat VAR golnya dianulir karena offside.
Manajer Antonio Conte melakukan protes keras kepada wasit. Sayanga pelatih asal Italia itu langsung diganjar kartu merah dalam insiden keributan itu.
Memang kemenangan bagi Spurs akan memastikan tempat mereka di babak 16 besar dengan satu pertandingan tersisa.
Tim Conte sekarang harus menghindari kekalahan di Marseille minggu depan untuk menjaga lolos ke fase sistem gugur. Sedangkan penangguhan hukuman Sporting berarti mereka juga masih bisa maju.
“Saya ingin melihat keputusan seperti ini dengan tim papan atas, dalam pertandingan penting, saya ingin melihat apakah VAR begitu berani mengambil keputusan ini,” kata Conte dikutip dari ESPN pada hari ini.
Bek Tottenham Matt Doherty mengatakan kalau gol Kane tidak ada berbau Offside. “Saya pikir karena sundulan Emerson mengarah ke belakang dan mengenai bek, itu adalah fase permainan yang berbeda,” ujarnya.(maq)
