Liga Champions Memanas! 14 Bintang Tumbang, 71 Pemain di Ujung Tanduk

Rodri mencetak gol pertama setelah mengalami cedera. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Liga Champions kembali menyajikan drama sebelum peluit terakhir fase grup dibunyikan. Bukan gol atau taktik yang jadi sorotan kali ini, melainkan kartu kuning dan kartu merah yang menebar ancaman nyata.

Sebanyak 14 pemain dipastikan absen pada laga terakhir penyisihan grup akibat sanksi disiplin.

Nama-nama besar pun ikut menjadi korban—sebuah pukulan telak bagi klub-klub raksasa Eropa di momen paling krusial.

Menurut laporan MD, daftar pemain yang harus menepi mencerminkan betapa tipisnya batas antara kejayaan dan petaka.

BACA JUGA:  Osimhen dkk Berontak! Boikot Latihan untuk Timnas Nigeria

Rodri Hernández (Manchester City) tak akan hadir mengatur tempo, Kim Min-jae (Bayern Munich) absen menjaga tembok pertahanan, sementara Frenkie de Jong (Barcelona) kehilangan panggung untuk mengorkestrasi permainan.

Arsenal juga tak luput dari badai, dengan Mikel Merino dan Declan Rice sama-sama terkena hukuman. Dari Bundesliga, Daniel Svensson (Borussia Dortmund) turut terseret arus sanksi.

Daftar panjang berlanjut dengan nama-nama lain: Santiago Mouriño (Villarreal), Yarek Gasiorowski (PSV Eindhoven), Benjamin Pavard (Marseille), Thomas Delaney (Copenhagen), Metehan Baltaci (Galatasaray), Promise David (Union Saint-Gilloise), Mikel Jaureguizar (Athletic Bilbao), hingga Ivan Sunjic (Pafos).
Namun drama belum berhenti.

BACA JUGA:  Evra: Awas! Ronaldo Lagi Marah

Tak kurang dari 71 pemain berada di ambang skorsing. Satu kartu kuning saja di laga terakhir bisa menghapus mereka dari fase berikutnya. Tekanan? Maksimal. Kesalahan? Tak ada ruang.

Liga Champions kini bukan hanya soal kualitas, tapi soal kepala dingin. Karena di panggung terbesar Eropa, satu kartu bisa mengubah segalanya.(maq)