edisiana.com – Norwich kembali tersungkur dalam kutukan kandang mereka. The Canaries, yang sudah kalah tujuh kali beruntun di Carrow Road musim ini, akhirnya berada di ambang kemenangan pertama, sebelum semuanya runtuh pada detik-detik terakhir.
Dengan Philippe Clement memimpin laga kandang perdananya sebagai manajer, Norwich tampil lebih hidup, lebih agresif, dan akhirnya menemukan jalannya lewat gol keras Jovon Makama di babak pertama. Carrow Road bersorak—seakan mimpi buruk kandang itu akan berakhir.
Namun sepak bola selalu punya cara menyiksa. Ketika waktu menunjukkan menit 95, dan Norwich hanya tinggal beberapa detik dari kemenangan yang sudah lama mereka dambakan, Filip Krastev datang menghantam harapan itu.
Sebuah penyelesaian dingin yang membuat skor menjadi 1-1 dan membuat stadion terdiam.
Hasil seri ini memang mengakhiri rekor kekalahan kandang terpanjang dalam sejarah Norwich—tetapi juga memperpanjang rasa frustasi mereka, karena kemenangan itu tetap tak kunjung datang.
Melansir laporan BBC, Norwich masih terpuruk di posisi kedua dari bawah Championship, tertinggal lima poin dari zona aman yang dihuni Oxford di peringkat ke-21.
Carrow Road masih menunggu kemenangan. Dan Norwich masih menunggu keajaiban.(maq)









