edisiana.com – Awal musim yang buruk terus berlanjut bagi Rangers. Klub asal Skotlandia itu kembali menelan kekalahan, kali ini di kandang sendiri, Ibrox Stadium, setelah takluk 0-1 dari Genk dalam lanjutan fase grup Liga Europa, Jumat, 26 September dini hari WIB.
Dalam beberapa musim terakhir, Liga Europa sempat menjadi pelipur lara bagi Rangers di tengah performa inkonsisten di kompetisi domestik. Namun, harapan untuk mengulang kesuksesan itu tampaknya mulai memudar musim ini.
Laga kontra Genk menjadi satu lagi catatan suram bagi tim asuhan Russell Martin. Rangers gagal tampil meyakinkan sejak menit awal, dan tekanan makin bertambah.
Mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Mohamed Diomande dikartu merah jelang akhir babak pertama akibat tekel keras terhadap Zakaria El Ouahdi.
Keputusan wasit untuk mengusir Diomande dianggap pantas dan tak banyak diperdebatkan.
Meski bermain dengan kekurangan satu pemain, Rangers sempat memiliki peluang emas lewat sundulan John Souttar yang mengarah ke pojok gawang.
Namun, upaya tersebut digagalkan secara spektakuler oleh Bryan Heynen yang melakukan penyelamatan akrobatik ala tendangan salto di garis gawang.
Genk akhirnya memastikan kemenangan lewat satu-satunya gol yang terjadi di babak kedua oleh ol mantan striker Celtic Oh Hyeon-gyu.
Kekalahan ini semakin menambah tekanan pada manajer Russell Martin yang belum mampu membawa tim meraih kemenangan perdana di kompetisi Eropa musim ini.
Melansir BBC, kritik dari pendukung mulai menguat seiring kurangnya progres dalam performa dan hasil yang dicapai tim.
Rangers kini harus segera menemukan solusi jika ingin menyelamatkan musim mereka — baik di kancah Eropa maupun domestik.(maq)









