Ronaldo Ditarik Keluar, Al Nassr Menang Mane Jadi Pahlawan

Ronaldo harus mengakui kehebatan Kawasaki yang tidak ada pemain bintang. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Al-Nassr menjalani pertandingan yang nyaris berubah menjadi mimpi buruk. Memulai laga dengan buruk, klub Arab Saudi itu harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-12 setelah kiper Bento diganjar kartu merah.

Situasi semakin sulit. Al-Nassr bahkan sudah tertinggal dua gol hingga babak pertama berakhir. Kondisi tersebut membuat Cristiano Ronaldo terlihat frustrasi dan harus meninggalkan lapangan pada paruh pertandingan.

Pelatih Ange Postecoglou kemudian mengambil keputusan berani. Ronaldo ditarik keluar dan Al-Nassr mencoba mengubah pendekatan permainan pada babak kedua.

Keputusan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Al-Nassr tampil jauh lebih agresif setelah turun minum. Sadio Mane menjadi pembuka kebangkitan dengan mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan.

Hanya berselang tiga menit, Abdulelah Al Amri mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah kedudukan menjadi imbang.

Drama belum berakhir. Pada masa tambahan waktu, Mane kembali menjadi aktor utama. Mantan penyerang Liverpool tersebut mencetak gol kemenangan yang memastikan Al-Nassr membalikkan keadaan secara sensasional.

Dari posisi tertinggal dua gol dan bermain dengan 10 orang, Al-Nassr akhirnya keluar sebagai pemenang.

Kemenangan itu sekaligus menjaga start sempurna Al-Nassr pada musim ini. Mereka telah membukukan tiga kemenangan beruntun dan kini berada di puncak klasemen.

Keputusan Postecoglou menarik Ronaldo tentu menjadi sorotan. Apalagi, sang megabintang Portugal sempat menunjukkan protes setelah ditarik keluar.

Namun, Postecoglou menegaskan bahwa pergantian tersebut merupakan bagian dari pertimbangan taktis. Pelatih yang pernah menangani Tottenham Hotspur dan Nottingham Forest itu percaya pemain pengganti mampu memberikan perubahan yang dibutuhkan tim.

“Ketika saya melakukan pergantian pemain, termasuk menarik Ronaldo keluar, saya percaya para pemain yang masuk dapat memberikan dampak,” kata Postecoglou dinukil dari BBC pada hari ini.

Dan kepercayaan itu terbayar lunas. Al-Nassr bangkit, Mane menjadi pahlawan, sementara keputusan kontroversial Postecoglou justru berujung pada kemenangan dramatis.(maq)

Exit mobile version