edisiana.com – Chelsea akhirnya memperoleh kemenangan pertamanya. Tim besutan Mouricio Pochettino menghajar 3-0 atas tim promosi Liga Premier Luton Town pada Sabtu dinihari tadi. Pahlawannya adalah Sterling.
Gol awal dicetak Sterling. Saat ia menerima bola dari bek sayap Malo Gusto memotong dari kanan dan menerobos pertahanan Luton sebelum melepaskan tembakan rendah ke sudut jauh pada menit ke-17. Golnya menjadi salah satu gol terbaiknya selama berseragam Chelsea.
Kedua pemain ini kembali berkombinasi pada menit ke-68 ketika Gusto menerima umpan dari pemain termahal di Inggris, Moises Caicedo yang tenang pada start pertamanya untuk Chelsea. Pemain Prancis itu memberikan umpan silang untuk diselesaikan dengan mudah oleh Sterling.
Tujuh menit kemudian, Sterling menjadi pemberi umpan saat ia memberikan umpan silang kepada Jackson. Kemudian striker Senegal itu melepaskan tendangan untuk mencetak gol pertamanya untuk Chelsea sejak didatangkan dari Villarreal pada bulan Juni.
Ini adalah kemenangan pertama The Blues yang menghabiskan banyak uang musim ini setelah bermain imbang 1-1 di hari pembukaan melawan Liverpool.
Lalu menelan kekalahan 3-1 hari Minggu lalu di West Ham United dan ini merupakan kemenangan kedua mereka dalam 15 pertandingan Premier League , termasuk laju buruk musim lalu.
Luton, yang baru memainkan pertandingan divisi teratas keduanya dalam 31 tahun — sebelumnya menelan kekalahan 4-1 di Brighton & Hove Albion.
Ryan Giles berhasil mencetak gol namun Gusto memblok setengah tembakannya dan kiper Robert Sánchez meraih bola tersebut.
Para pendukung tuan rumah merespons dengan antusias saat Chelsea mencatatkan kemenangan kandang pertama di liga sejak 4 Maret.
Pochettino memenuhi janjinya untuk membuat The Blues memainkan sepak bola yang menarik setelah kesulitan musim lalu di bawah asuhan Thomas Tuchel dan Graham Potter, keduanya dipecat.
Sterling telah berkembang pesat di bawah asuhan pemain Argentina itu setelah berjuang untuk menemukan performa yang konsisten sejak kepindahannya dari Manchester City pada Juli tahun lalu.
“Saya melakukan percakapan dengan pelatih awal pekan lalu dan kami telah membahas peran tersebut dan saya tahu persis apa yang dia butuhkan dari saya dan itu sesederhana itu,” kata Sterling seperti dilansir ESPN pada hari ini.
“Saya datang di masa sulit, itu semua sudah selesai,. Saya pikir hal yang paling penting, saya telah melihat diri saya sendiri dan saya adalah orang yang selalu mencoba menganalisis apa yang telah saya lakukan, kesalahan apa yang saya lakukan, apa yang bisa saya ubah,” imbuhnya. (maq)
Sterling, Pahlawannya Chelsea
