edisiana.com – Timnas Wanita Inggris dan Spanyol akan saling berhadapan dalam laga puncak Piala Eropa Wanita 2025 yang digelar pada hari Minggu di Basel, Swiss. Kedua tim sama-sama mengincar gelar juara Eropa dalam pertemuan yang sarat gengsi dan sejarah.
Manajer Inggris, Sarina Wiegman, kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah. Ia menjadi pelatih pertama dalam sepak bola wanita yang berhasil mencapai final turnamen besar untuk kelima kalinya secara berturut-turut.
Setelah sukses membawa Belanda dan Inggris ke berbagai final, Wiegman telah dua kali menjuarai Euro, namun harus puas sebagai runner-up dalam dua edisi terakhir Piala Dunia—termasuk kekalahan tipis 1-0 dari Spanyol di final tahun 2023.
Kini, Wiegman akan berupaya mempertahankan rekor sempurna di final Kejuaraan Eropa Wanita, sekaligus membawa Inggris menjadi negara ketiga yang mampu memenangkan turnamen ini lebih dari sekali.
Sementara itu, Spanyol datang dengan status unggulan. Meski belum pernah menjuarai Euro Wanita, La Roja mengusung momentum besar setelah menjuarai Piala Dunia 2023 dan UEFA Nations League 2024.
Final di Basel akan menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk menambah trofi ketiga dalam tiga tahun terakhir.
Menurut Sport Mole, kedua tim sudah saling berhadapan dua kali di Nations League 2025. Inggris menang tipis 1-0 di laga tandang pada bulan Februari, namun Spanyol membalas dengan kemenangan 2-1 di kandang pada bulan Juni, hasil yang mengamankan tempat mereka di semifinal sekaligus menyingkirkan Inggris.
Meski Spanyol telah menunjukkan dominasi baru dalam sepak bola wanita, mereka belum pernah mengalahkan Inggris di ajang Euro sejak 2013.
Kala itu, Alexia Putellas mencetak gol kemenangan dramatis di masa tambahan waktu dalam laga fase grup yang berakhir 3-2.
Final kali ini bukan hanya tentang siapa yang terbaik di Eropa, tapi juga tentang dua kekuatan besar yang mewakili arah masa depan sepak bola wanita. Akankah Wiegman dan Lionesses kembali berjaya, atau La Roja akhirnya menaklukkan panggung Eropa?(maq)
