Madrid Boikot Laga Final Copa Del Rey?

Vinícius melawati kiper Barcelona saat mencetak gol cantik. Foto: ESPN

edisiana.com – Real Madrid dikabarkan akan memboikot laga final Copa del Rey  melawan Barcelona  pada Ahad besok, sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka menilai wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea selalu merugikan klubnya dalam setiap memimpin pertandingan.

Langkah Real Madrid ini bisa dibilang cukup kontroversial tapi bukan tanpa preseden—mereka memang dikenal menggunakan media klub sebagai sarana tekanan psikologis, terutama saat laga besar seperti El Clásico.

Menyoroti wasit secara terbuka, apalagi menjelang final Copa del Rey, tentu akan memanaskan suasana dan bisa memengaruhi persepsi publik, bahkan keputusan wasit sendiri di lapangan.

Kalau benar memboikot, ini bisa jadi pukulan besar buat penyelenggara dan prestise Copa del Rey. Tapi di sisi lain, bisa juga cuma strategi untuk menciptakan tekanan tambahan ke wasit dan federasi.

Kekhawatiran Los Blancos itu diutarakan dalam saluran tv mereka menjelang final berlangsung. Paket video tersebut menyoroti keputusan-keputusan yang sebelumnya dibuat De Burgos dalam pertandingan yang melibatkan Real Madrid dan fakta bahwa ia tidak pernah menjadi wasit di Liga Champions atau turnamen FIFA.

Video klub tersebut juga menguraikan persentase kemenangan masing-masing untuk Barcelona dan Real Madrid dalam pertandingan yang dipimpin oleh De Burgos.

Namun, setelah heboh video itu klub langsung mengklarifikasi bahwa mereka tidak berencana untuk mengundurkan diri dari pertandingan, meskipun mereka mengecam para ofisial atas “permusuhan dan kebencian” mereka.

“Mengingat rumor yang muncul dalam beberapa jam terakhir, Real Madrid CF menyampaikan bahwa tim kami tidak pernah mempertimbangkan untuk menolak bermain di final besok,” ujar pelatih Madrid Carlo Ancelotti seperti dilansir Sport Mole pada hari ini.

“Klub kami memahami bahwa pernyataan yang tidak pantas dan tidak mengenakkan dari wasit yang ditunjuk untuk pertandingan ini, yang dibuat 24 jam sebelum final,” imbuhnya.

“Sebagai bentuk penghormatan kepada semua penggemar yang berencana untuk bepergian ke Sevilla, dan kepada semua orang yang sudah berada di ibu kota Andalusia,” tegasnya.

Menurut Ancelotti, nilai-nilai sepak bola harus diutamakan, terlepas dari permusuhan dan kebencian. “Sekali lagi ayo ditunjukkan terhadap klub kami, oleh para wasit yang ditunjuk untuk pertandingan final,” pungkasnya.(maq)

Exit mobile version