edisiana.com – Chelsea menelan kekalahan 0-2 dari Tottenham Hotspur dalam laga derbi London di Stamford Bridge, Sabtu malam. Kekalahan ini semakin menyakitkan bagi The Blues setelah Cole Palmer harus meninggalkan lapangan akibat menerima dua kartu kuning.
Pertandingan berlangsung dalam guyuran hujan deras. Atmosfer di Stamford Bridge juga memanas seiring tingginya tensi pertandingan antara dua rival asal London tersebut.
Tottenham membuka keunggulan setelah kiper Chelsea, Mike Penders, melakukan kesalahan saat mengantisipasi tendangan sudut. Dalam situasi tersebut, Penders justru meninju bola ke gawangnya sendiri ketika berusaha menghalau ancaman yang diberikan Jan Paul van Hecke.
Gol tersebut membuat Tottenham berada di atas angin. Chelsea berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan, tetapi kesulitan menembus pertahanan tim tamu.
Petaka bagi Chelsea bertambah ketika Palmer diusir keluar lapangan. Gelandang andalan The Blues itu menerima dua kartu kuning dalam rentang waktu sembilan menit.
Kartu kuning pertama diberikan setelah Palmer melakukan pelanggaran terhadap Mateus Fernandes. Ia kemudian menerima kartu kuning kedua akibat tekel terlambat terhadap Conor Gallagher.
Bermain dengan jumlah pemain yang berkurang, Chelsea semakin kesulitan mengejar ketertinggalan. Tottenham justru mampu memanfaatkan situasi untuk memperlebar jarak.
Pada menit ke-87, Mathys Tel mencetak gol kedua Tottenham melalui tendangan rendah dari jarak sekitar 25 yard.
Gol tersebut berawal dari aksi individu yang impresif, saat Tel membawa bola dari sekitar garis tengah lapangan sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper Chelsea.
Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Tottenham pun membawa pulang tiga poin penting dari markas rival sekotanya.
Kemenangan ini membuat Tottenham naik ke peringkat ke-12 klasemen. Menukil BBC, hasil positif tersebut sekaligus melanjutkan tren kemenangan mereka setelah sebelumnya menundukkan Coventry City dengan skor 3-1 pada Senin.
Bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar, terutama dalam menjaga disiplin pemain dan memperbaiki koordinasi pertahanan.
Sementara itu, Tottenham memiliki momentum positif untuk melanjutkan kebangkitan mereka di kompetisi liga.(maq)
