Pep Guardiola Ramalkan Matheus Nunes Jadi Pemain Terbaik Dunia Setelah Disulap Jadi Bek

Matheus Nunes (kanan) saat menghadapi pemain Villarreal di Liga Champions. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memprediksi Matheus Nunes bisa menjadi salah satu pemain terbaik dunia setelah menunjukkan peningkatan performa signifikan sejak diposisikan sebagai bek.

Sebelum direkrut oleh Manchester City, gelandang asal Portugal itu memang sempat bermain di lini pertahanan. Namun, setelah bergabung dengan The Citizens, ia lebih sering dimainkan di lini tengah. Sayangnya, selama dua setengah musim pertama di Etihad, Nunes gagal memberi pengaruh besar di posisi tersebut.

Perubahan besar datang ketika Guardiola mulai menempatkannya di lini belakang. Pemain berusia 27 tahun itu sempat dimainkan sebagai bek kiri saat kekalahan dari Manchester United pada Desember tahun lalu, dan sebelumnya juga tampil sebagai pemain sayap saat kalah 0-2 di Anfield.

BACA JUGA:  Everton Kalah Lagi, Kali Ini di Depan Mata Pemilik Klub

Namun, sejak kepergian Kyle Walker ke AC Milan, Guardiola memilih untuk menempatkan Nunes sebagai bek kanan. Keputusan itu terbukti tepat — City berhasil menang atas Brentford pada Januari, dan sejak saat itu Nunes hampir selalu dimainkan di posisi tersebut.

Guardiola menilai Nunes memiliki semua atribut untuk berkembang menjadi bek kanan kelas dunia.

BACA JUGA:  Barcelona Menang Dramatis atas Madrid, Satu Langkah Menuju Gelar LaLiga

“Matheus bisa menjadi bek kanan yang luar biasa. Karena dia adalah gelandang bertahan dengan fisik yang luar biasa di lini belakang. Jika dia fokus, dia bisa menjadi salah satu yang terbaik,” ujar Guardiola, dikutip dari Daily Mail, Sabtu ini.

Selain Nunes, Guardiola juga memiliki opsi lain di posisi bek kanan, seperti Rico Lewis, John Stones, dan Abdukodir Khusanov.

Manchester City akan bertandang ke markas Aston Villa pada Minggu (26/10). The Citizens belum pernah menang di Villa Park sejak 2021.

BACA JUGA:  Barcelona Beri Lampu Hijau, Messi Sudah Bahagia dì Paris

Tapi datang dengan modal kuat setelah mencatat sembilan pertandingan tak terkalahkan, termasuk kemenangan 2-0 atas Villarreal di Liga Champions tengah pekan lalu.(maq)