edisiana.com – Emosi Mamadou Sakho tak bisa ditahan. Mantan pemain Liverpool membanting manajer Montpellier Michel Der Zakarian usai latihan pada Selasa malam waktu setempat.
Pemain berusia 33 tahun itu pernah bermain selama delapan tahun di Liga Inggris. Dia menghabiskan empat tahun di Anfield sebelum meninggalkan The Reds.
Kemudian bergabung ke Crystal Palace pada tahun 2017. Dia pindah kembali ke Prancis untuk bergabung dengan Montpellier pada tahun 2021. Sayang dikabarkan dia tidak cocok dengan pelatihnya. Dan terlibat perkelahian.
Media Prancis, L’Equipe melaporkan Sakho mencengkeram kerah Der Zakarian dan menjatuhkannya ke tanah di depan beberapa saksi saat terjadi keributan di tempat latihan.
Konfrontasi tersebut dipicu ketika Sakho tidak diberi pelanggaran oleh Der Zakarian selama latihan, dan terus meninggalkan lapangan latihan
Der Zakarian diduga menanggapi kepergian Sakho dengan mengatakan kepada pemain Prancis itu bahwa dia bukan pemain pentingnya.
Ucapan tersebut membuat Sakho marah dan bereaksi dengan membanting Der Zakarian ke tanah. Para pemain dan anggota staf dengan cepat turun tangan untuk mencegah situasi semakin buruk.
Sedangkan Der Zakarian menjadi sangat marah, menggedor-gedor dinding dan pintu untuk melampiaskan rasa frustrasinya.
Baik Sakho maupun Der Zakarian tidak bersedia berbicara lebih jauh mengenai masalah ini.
Tapi Sakho kini bisa menghadapi hukuman serius atas perilakunya.
Sakho berpotensi dipecat karena pelanggaran serius jika klub menganggap tindakannya tidak tepat.
Dia diberitahu bahwa dia tidak lagi menjadi bagian dari rencana Der Zakarian di musim panas, tetapi tidak bisa mendapatkan transfer ke tempat lain.
Pemain asal Prancis ini hanya tampil satu kali sebagai pemain pengganti di liga musim ini dan itu bisa menjadi penampilan terakhirnya untuk klub.
Montpellier mengalami awal yang sulit musim ini setelah hanya meraih sembilan poin dari delapan pertandingan pembukaan mereka dan berada di urutan ke-14 dalam klasemen.
Mereka juga harus membatalkan pertandingan melawan Clermont Foot awal bulan ini setelah kiper lawan menjadi korban petasan yang dilemparkan oleh pendukungnya.(maq)










