edisiana.com – Arsenal mencetak sejarah dengan menaklukkan raksasa Eropa, Barcelona, 1-0 di final Liga Champions Wanita yang berlangsung menegangkan di Lisbon pada hari ini. Kemenangan ini menjadi gelar pertama mereka di ajang tersebut dalam 18 tahun.
Barcelona, yang diperkuat dua peraih Ballon d’Or, Aitana Bonmatí dan Alexia Putellas, datang sebagai favorit kuat setelah mendominasi sepak bola klub wanita dalam beberapa musim terakhir. Namun, di laga final kali ini, mereka kesulitan menembus pertahanan solid Arsenal.
Arsenal sempat mengira telah membuka skor di babak pertama ketika bek Barcelona, Irene Paredes, menyodok bola ke gawangnya sendiri. Namun, gol tersebut dianulir setelah asisten wasit video (VAR) menyatakan Frida Maanum berada dalam posisi offside saat proses gol terjadi.
Tim London Utara itu terus menekan, dengan Maanum kembali mengancam lewat tembakan keras dari tepi kotak penalti yang memaksa kiper Cata Coll melakukan penyelamatan. Kapten Kim Little juga nyaris mencetak gol dari situasi sepak pojok, namun tendangannya melambung tinggi.
Usai turun minum, Barcelona mulai menemukan ritme. Ewa Pajor hampir mencetak gol setelah tembakannya yang dibelokkan membentur mistar. Ona Batlle juga melepaskan tendangan jarak jauh yang berbahaya, namun Arsenal bertahan dengan disiplin dan semangat juang tinggi.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-74. Penyerang asal Swedia, Stina Blackstenius, menjadi pahlawan Arsenal setelah menerima umpan terobosan dari Beth Mead dan melepaskan tembakan klinis dari jarak 10 yard yang tak mampu dibendung Coll.
Gol tersebut cukup untuk memastikan kemenangan Arsenal dan mengamankan trofi Liga Champions Wanita pertama mereka sejak 2007. Melansir BBC, di bawah asuhan pelatih Renee Slegers, malam bersejarah ini bisa menjadi awal dari era kejayaan baru bagi The Gunners.(maq)
