edisiana.com – Stadion Carlos Tartiere akan menjadi saksi momen bersejarah pada Senin, 25 Agustus, pukul 02.30 WIB, saat Real Oviedo menjamu Real Madrid dalam lanjutan pekan kedua La Liga. Laga ini menjadi perayaan 24 tahun kembalinya Oviedo ke kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Setelah terakhir kali tampil di La Liga pada musim 2000-01, Real Oviedo akhirnya kembali ke panggung utama dengan penuh perjuangan. Tim berjuluk The Blues ini mengamankan tiket promosi melalui jalur playoff Segunda División musim lalu dan kini bersiap menghadapi tantangan sesungguhnya di musim 2025-26.
Namun, perjalanan tidak akan mudah. Tim asuhan Veljko Paunovic membuka musim dengan kekalahan 0-2 dari Villarreal pekan lalu. Menghadapi Real Madrid yang menjadi salah satu kandidat juara, Oviedo harus menampilkan performa terbaiknya di hadapan publik sendiri.
Rekor Buruk vs Real Madrid
Secara historis, menurut Sport Mole, Oviedo memiliki catatan yang kurang menguntungkan saat berjumpa Real Madrid. Dari 85 pertemuan sebelumnya, mereka hanya menang 14 kali, kalah 55 kali, dan sisanya berakhir imbang.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Copa del Rey tahun 2022, ketika Oviedo dihajar 0-4. Sedangkan pertemuan terakhir di La Liga pada Juni 2001 berakhir imbang 1-1.
Meskipun begitu, semangat tinggi dan atmosfer di Carlos Tartiere diharapkan bisa menjadi pembeda. Paunovic berharap anak asuhnya bisa memberikan kejutan dan mengubah sejarah.
Madrid Masih Mencari Performa Ideal
Di kubu lawan, Real Madrid yang kini diasuh Xabi Alonso memulai musim dengan kemenangan tipis 1-0 atas Osasuna, lewat gol debut Kylian Mbappé. Meski meraih tiga poin, performa Los Blancos belum sepenuhnya meyakinkan.
Alonso menyadari pentingnya mengamankan poin penuh di pekan-pekan awal musim, terutama karena tekanan persaingan dengan Barcelona sangat tinggi. Musim lalu, Madrid finis di peringkat kedua, tertinggal empat poin dari rival abadi mereka, dan tersingkir di perempat final Liga Champions oleh Arsenal.
Madrid menargetkan kemenangan beruntun sebelum jeda internasional, dengan Oviedo dan Mallorca sebagai dua lawan berikutnya sebelum mereka kembali menghadapi Real Sociedad pada 14 September.
Pertaruhan Besar di Awal Musim
Bagi Oviedo, laga ini bukan sekadar mencari poin, tetapi juga tentang kebanggaan, momentum, dan pengakuan di pentas La Liga setelah dua dekade lebih absen. Sementara Madrid datang dengan ekspektasi tinggi untuk terus bersaing di jalur juara.
Akan jadi malam penuh emosi di Carlos Tartiere. Apakah Real Oviedo bisa menciptakan sejarah dan mengejutkan dunia? Ataukah Madrid kembali menunjukkan kekuatan mereka sebagai salah satu raksasa Eropa?(maq)
