edisiana.com – Inter Milan menutup musim Serie A dengan drama enam gol. Bertandang ke markas Bologna di Stadion Renato Dall’Ara, Nerazzurri sukses menahan imbang tuan rumah 3-3 setelah sempat tertinggal dua gol, Minggu (24/5/2026).
Meski Inter sudah memastikan gelar juara Serie A, pertandingan tetap berlangsung sengit dan menegangkan. Kedua tim tampil menyerang sejak menit awal demi menutup musim dengan hasil maksimal.
Bologna sebenarnya lebih dominan pada awal laga. Namun, justru Inter yang mampu membuka keunggulan lebih dulu.
Federico Dimarco yang baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik Serie A melepaskan tendangan akurat ke sudut kanan atas gawang pada menit ke-22.
Keunggulan itu tak bertahan lama. Tiga menit berselang, Federico Bernardeschi menyamakan skor lewat sepakan kaki kiri dari tengah kotak penalti yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang.
Sebelum turun minum, Bologna berbalik unggul. Tommaso Pobega mencetak gol memanfaatkan situasi bola mati dan membawa Rossoblu menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Petaka kembali datang untuk Inter saat babak kedua baru berjalan tiga menit. Piotr Zielinski melakukan gol bunuh diri yang membuat Bologna menjauh menjadi 3-1.
Namun, mental juara yang dimiliki Inter membuat mereka tidak menyerah.
Nerazzurri terus menekan demi mengejar ketertinggalan.Carlos Augusto sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-56.
Sayangnya, upayanya masih mampu digagalkan kiper Bologna Lukasz Skorupski.
Inter akhirnya memperkecil skor melalui Francesco Pio Esposito.
Penyerang muda tersebut melepaskan tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti yang bersarang di bagian tengah atas gawang.
Momentum kebangkitan Inter berlanjut. Andy Diouf sukses mencetak gol penyeimbang ke sudut kanan atas gawang setelah memanfaatkan umpan Luka Topalovic.
Meski masih memiliki waktu untuk mencari gol kemenangan, kedua tim gagal menambah gol hingga peluit panjang dibunyikan. Laga pun berakhir imbang 3-3.(maq)
