edisiana.com – Laga terakhir El Clasico musim ini akan berlangsung di Estadio de La Cartuja pada Sabtu, 26 April 2025. Barcelona dan Real Madrid saling berhadapan di final untuk merebukan Piala Copa del Rey.
Final Copa del Rey ini punya nuansa yang berbeda dibanding pertemuan-pertemuan sebelumnya musim ini.
Meski Copa del Rey bukan prioritas awal Real Madrid, tersingkirnya mereka dari Liga Champions dan ketertinggalan di La Liga membuat laga ini menjadi semacam kesempatan terakhir untuk menyelamatkan musim. Tekanan besar kini ada di pundak Carlo Ancelotti dan anak asuhnya.
Di sisi lain, Barcelona datang dengan kepercayaan diri tinggi, unggul dalam performa dan head-to-head musim ini.
Bagi Hansi Flick, ini adalah peluang mempersembahkan gelar kedua musim ini, sekaligus mempertegas dominasi Barca atas rival abadinya.
Kalau melihat dari sisi psikologis dan momentum, Real Madrid memang lebih “terbebani”. Tapi, pengalaman Madrid dalam laga-laga besar selalu membuat mereka jadi lawan yang berbahaya, apalagi di final.
Menurut Sport Mole, pertemuan terakhir antara kedua tim berakhir dengan kemenangan Los Blancos 4-0, dengan pertandingan tersebut berlangsung di semifinal kompetisi pada tahun 2023.
Barcelona berupaya memenangkan kompetisi tersebut untuk yang ke-32 kalinya dalam sejarah mereka. Sedangkan Real Madrid berupaya mengangkat trofi tersebut untuk yang ke-21 kalinya.
Barcelona memenangkan Piala Super Spanyol awal tahun ini, mengalahkan Real Madrid 5-2 di final.
Mereka menguasai persaingan gelar La Liga, unggul empat poin dari Real Madrid yang berada di posisi kedua di klasemen dengan lima pertandingan tersisa.
Barcelona merupakan tim tersukses dalam sejarah Copa del Rey, mengangkat trofi tersebut sebanyak 31 kali, dengan kemenangan terakhir mereka diraih pada tahun 2020-21.
Dan mereka akan berusaha mengalahkan Real Madrid untuk ketiga kalinya musim ini, setelah juga mencatat kemenangan impresif 4-0 saat kedua tim berhadapan di Bernabeu dalam ajang La Liga pada bulan Oktober lalu.(maq)
