edisiana.com – Meskipun Daniel Farke berhasil membawa Leeds United kembali ke Premier League, posisinya sebagai manajer masih belum aman.
Manajemen klub tampaknya tidak sepenuhnya yakin apakah Farke adalah sosok yang tepat untuk membawa Leeds sukses di kasta tertinggi.
The Whites masih bisa mengamankan gelar Championship dengan dua pertandingan tersisa musim ini, tetapi hierarki klub memiliki keraguan atas kemampuan Farke.
Kemenangan Burnley atas Sheffield United memastikan bahwa Leeds dan the Clarets akan kembali ke liga utama pada percobaan pertama.
Pelatih asal Jerman itu belum meyakinkan dirinya bahwa ia memiliki kualifikasi untuk meraih kesuksesan bersama Leeds di Liga Premier.
Namun, melansir Mirror, menyebutkan keputusan belum diambil dengan pemahaman bahwa langkah tersebut dapat dengan cepat menjadi bumerang, tetapi kandidat potensial dikatakan sedang diperiksa.
Klub Yorkshire itu tidak mungkin melakukan langkah seperti itu kecuali mereka yakin telah menemukan pengganti yang dapat membawa kesuksesan.
Ada kekhawatiran bahwa keputusan seperti itu dapat membuat marah para pendukung, dan awal yang buruk di musim depan dapat memengaruhi suasana di Elland Road.
Musim yang dipimpin Farke saat ini membuat timnya memuncaki Championship dengan selisih gol. Tim tersebut telah mencetak rekor poin klub.
Pelatih berusia 48 tahun tersebut telah dua kali memenangkan divisi tersebut saat menangani Norwich tetapi kurang berhasil setelah promosinya.
Dalam upaya pertamanya bersama Canaries, klub tersebut dengan cepat terdegradasi setelah finis di dasar klasemen Liga Primer dengan 21 poin dan 14 dari zona aman.
Farke akhirnya dipecat selama musim keduanya di liga utama setelah hanya meraih lima poin dalam 11 pertandingan.
Laporan itu menjadi berita yang tidak mengenakkan bagi Farke, yang lebih suka menikmati promosi timnya. Bos Leeds itu tidak terburu-buru, tetapi sudah merencanakan beberapa minuman untuk momen itu.(maq)
