edisiana.com – Juventus menang tipis 2-1 di tim terbawah Monza pada hari Minggu malam untuk mengakhiri empat hasil imbang di Serie A.
Kemenangan tim Turin ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di liga menjadi 25 pertandingan.
Dan, menjadi rekor terpanjang di lima liga besar Eropa, tapi 10 hasil imbang membuat mereka tertinggal dalam perburuan gelar.
Juve mencetak gol pertama setelah pertarungan berbahaya yang nyaris tidak berhasil dilewati Monza.
Lalu gagal menandai tendangan sudut berikutnya saat McKennie melakukan tendangan voli pada menit ke-14.
Samuele Birindelli menyamakan kedudukan untuk Monza delapan menit kemudian. Dia menyambut umpan silang dengan sempurna untuk melepaskan tendangan voli ke sudut bawah untuk gol pertamanya di Serie A.
Ironinya karena Samuele adalah putra dari Alessandro Birindelli, mantan pemain Juventus yang membuat 305 penampilan untuk klub tersebut, memenangkan tiga gelar liga.
Tim tamu kembali memimpin enam menit sebelum turun minum. Namun umpan silang mengarah pada penyelamatan acak dari Monza di dalam kotak dan Gonzalez bereaksi cepat untuk mencetak gol.
Manajer Juve Thiago Motta mendapat masalah di babak pertama ketika gelandang Teun Koopmeiners harus digantikan dengan Khephren Thuram setelah dikabarkan mengalami masalah paha.
Babak kedua kurang intens tetapi penyerang tamu Kenan Yildiz berhasil melakukan sundulan di akhir pertandingan yang dapat ditepis dari jarak dekat oleh kiper Monza Stefano Turati.
Hasil tersebut, menurut ESPN, membuat Juve berada di peringkat keenam dengan 31 poin. Mereka, tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Atalanta yang mengalahkan Empoli 3-2.
Monza tetap mengumpulkan 10 poin, terpaut lima poin dari zona aman. (maq)











