edisiana.com – Barcelona memetik tiga berkat gol sematawayang Marc Guiu melawan Atletic Bilbao. Pelatih Xavi Hernandez pun memuji pemain 17 tahun tersebut.
Guiu dimasukkan saat waktu tersisa 10 menit lagi di Stadion Olimpiade. Dia mencetak gol kemenangan 33 detik kemudian setelah mendapat umpan dari João Félix untuk memberi Barca kemenangan tipis 1-0.
“Marc adalah anak dari akademi kami dan dia membuat perbedaan. Saya senang untuknya dan dengan tiga poin, itu sangat penting,” ujar Xavi dikutip dari ESPN pada Senin ini.
“Saya memikirkan dia pada saat itu karena dia adalah seorang pencetak gol, dia memiliki semangat dan saya menyukainya secara pribadi. Saya tidak punya masalah melihat apa yang kami miliki,” tambah Xavi.
“Sebaliknya. Saya ingin memberi mereka kepercayaan diri yang diberikan kepada saya pada usia 17, 18 tahun,” sambungnya lagi.
Guiu adalah pemain muda terbaru yang muncul dari akademi Barcelona dan memberikan pengaruh di tim utama.
Lamine Yamal (16) dan Fermín Lopez (20) juga berhasil menembus musim ini, mencetak gol-gol penting dalam comeback melawan Mallorca dan Granada musim ini.
Gavi (19) dan Alejandro Balde (20), keduanya telah membuktikan diri sebagai pemain tetap di tim utama Barca.
“Hal yang mengejutkan saya dengan generasi ini adalah mereka tidak memiliki rasa takut,” terang Xavi tentang pemain muda Barca.
“Mungkin berbeda di zaman saya. Mereka punya semangat itu. Saat kami memakainya, mereka sudah siap, mereka menunjukkan karakter dan keberanian,” ucapnya.
“Saya melihatnya di Gavi, Balde, Lamine, Fermín… dan saya melihatnya di Marc. Tidak ada rasa takut di wajahnya,” tutur Xavi.(maq)
Remaja 17 Tahun Bawa Kemenangan untuk Barca
