edisiana.com – Gol John Stones untuk menyamakan kedudukan 2-2 melawan Arsenal tak lepas dari taktik yang diberikan Manajer Manchester City Pep Guardiola. Bek itu disulap menjadi penyerang.
Stones mengatakan golnya terjadi karena instruksi Pep Guardiola untuk meninggalkan peran defensifnya dan membantu penyerangan bersama Erling Haaland , yang mencetak golnya yang ke-100 untuk City dalam pertandingan itu.
“Pep ingin saya bermain lebih dekat dengan Erling, lebih tinggi di lapangan sehingga saat kami mendapat umpan silang, kami bisa mulai memenangkan lebih banyak duel udara,” kata Stones seperti dilansir ESPN pada hari ini.
“Tim ini sangat bisa saling menggantikan. Semua orang masuk dan keluar dari posisinya, dan sangat luwes dalam pergerakan dan mengenali jika seseorang keluar dari posisi, harus menguasainya,” terang dia menambahkan.
“Saya masuk dan mencoba berada di dalam kotak penalti untuk mendapatkan lebih banyak umpan silang. Satu umpan jatuh ke saya dan untungnya saya memasukkannya ke gawang. Saya sangat senang bisa mencetak gol seperti itu,” ungkap Stones.
Hasil ini menempatkan City di posisi pertama klasemen sementara Liga Premier, unggul satu poin dari Liverpool dan dua poin dari Arsenal setelah lima pertandingan.
Gol Stones memperpanjang rekor tak terkalahkan City di kandang sendiri menjadi 48 pertandingan, catatan yang dimulai sejak kekalahan melawan Brentford pada November 2022.
Tapi itu terjadi setelah Arsenal bertahan dengan dalam sepanjang babak kedua menyusul pengusiran Leandro Trossard pada menit ke-45 karena kartu kuning kedua, yang dikeluarkan karena menendang bola keluar.(maq)











