edisiana.com – Nasib West Ham United berada di ujung tanduk jelang pekan terakhir Liga Inggris musim ini. The Hammers wajib mengalahkan Leeds United dan berharap Everton mampu menundukkan Tottenham Hotspur pada akhir pekan ini. Tujuannya hanya satu, yakni lolos dari ancaman degradasi.
Situasi West Ham memang tidak ideal. Mereka kini tertahan di posisi ke-18 klasemen dengan koleksi 36 poin, terpaut dua angka dari Tottenham Hotspur yang berada tepat di atas zona aman.
Karena itu, kemenangan menjadi harga mati bagi kedua tim pada laga penutup musim. Kekalahan bisa membuat salah satu di antara mereka terlempar ke Championship musim depan.
Di sisi lain, Leeds datang dengan modal cukup meyakinkan. Tim asuhan Daniel Farke itu tidak terkalahkan dalam delapan laga liga terakhir.
Bahkan, Leeds masih berpeluang menutup musim di posisi ke-11 apabila mampu meraih kemenangan di London.
Namun, Leeds juga diterpa badai cedera. Stach dipastikan absen setelah mengalami cedera kaki dan harus ditarik keluar pada babak kedua pertandingan akhir pekan lalu.
Selain itu, Jayden Bogle masih diragukan tampil meski memiliki peluang untuk kembali bermain.
Leeds juga belum sepenuhnya lepas dari krisis pemain akibat cedera yang menimpa sejumlah pilar utama.
“Pascal Struijk sudah kembali berlatih, jadi mari kita lihat bagaimana reaksi tubuhnya. Mudah-mudahan dia bisa bermain,” ujar Farke kutip dari MetroSports pada hari ini.
Dengan tekanan besar yang menghantui kedua kubu, duel West Ham kontra Leeds dipastikan berlangsung sengit.
Bagi West Ham, laga ini bukan sekadar pertandingan terakhir musim ini, tetapi juga penentu nasib mereka tetap bertahan di kasta tertinggi Liga Inggris atau turun ke Championship.(maq)











