Bola  

Main dengan 10 Orang, Elche Libas Rayo 4-0

Hector saat akan mencetak gol untuk Elche. Foto: via MD

edisiana.com – Elche menulis malam yang tak terlupakan. Dengan satu pemain lebih sedikit, mereka justru menghancurkan Rayo Vallecano tanpa ampun. Skor telak 4-0 menjadi pesan keras di LaLiga: Elche hidup, Elche lapar, Elche tak kenal belas kasihan.

Pertandingan baru berjalan enam menit dan stadion sudah meledak. Fort muncul sebagai arsitek kekacauan. Sundulannya mengarah sempurna ke Álvaro Rodríguez. Gol kilat. Rayo terpukul sebelum sempat bernapas.

Rayo Vallecano mencoba bangkit. Bola dikuasai, serangan disusun. Óscar Valentín mengancam dari luar kotak penalti, tapi Iñaki Peña terbang ke kiri dan mematahkan harapan.

BACA JUGA:  Inggris Krisis Bek Jelang Melawan Swiss

Unai López menyusul dengan peluang emas, namun tembok Elche berdiri kokoh. Frustrasi mulai terasa.

Drama datang di detik akhir babak pertama. Federico Redondo dikartu merah. Elche kehilangan satu pemain. Semua mengira momentum berbalik. Ternyata, itu justru kesalahan besar.

Babak kedua dimulai, dan Elche berubah menjadi mesin pembunuh. Álvaro Rodríguez kembali mencatatkan namanya di papan skor. Dua gol. Tanpa ampun. Sepuluh orang? Tidak masalah.
Rayo terbuka.

BACA JUGA:  Harapan Irlandia Lolos ke Euro 24 Makin Kecil

Elche menghukum. Serangan balik kilat, Álvaro Rodríguez jadi otak, Germán Valera jadi eksekutor. Tendangan lurus ke tengah gawang. 3-0. Rayo runtuh.

Pesta ditutup di menit akhir. Josan mengirim umpan cantik, Martim Neto menyelesaikan dengan dingin. Gol keempat. Tirai ditutup.

Malam Ahad milik Elche. Sepuluh pemain, empat gol, satu pesan: jangan pernah meremehkan tim yang bermain dengan hati.(maq)