Wayne Rooney: Dimulai dari Nol Ya Rashford!

edisiana.com – Legenda Manchester United, Wayne Rooney, memberikan dukungan penuh kepada Marcus Rashford untuk meninggalkan Old Trafford, terutama jika tujuannya adalah klub sebesar Barcelona. Rooney percaya bahwa Rashford perlu memulai kembali kariernya dari nol demi mencapai potensi terbaiknya.

Rashford merupakan salah satu produk paling menjanjikan dari akademi Manchester United dalam satu dekade terakhir.

Ia pernah digadang-gadang sebagai pewaris sah dari generasi emas “Class of ’92” — generasi yang menghasilkan nama-nama besar seperti David Beckham, Ryan Giggs, Paul Scholes, Nicky Butt, serta Gary dan Phil Neville.

BACA JUGA:  Karl Tampil Luar Biasa, Liverpool Gagal Maning

Debut Rashford di tim utama terjadi pada Februari 2016 saat manajer Louis van Gaal memberinya kepercayaan tampil di usia 18 tahun. Ia langsung mencetak gol melawan FC Midtjylland di Liga Europa dan kembali mencetak dua gol di laga debut Premier League melawan Arsenal hanya tiga hari kemudian.

“Anak muda biasanya tampil bagus di pertandingan pertama, tapi pertandingan kedua sering kali jadi ujian sebenarnya. Itulah mengapa Marcus adalah bakat spesial,” ujar Van Gaal saat itu.

Pada masa awal Rashford bersinar, kapten tim Manchester United adalah Wayne Rooney, yang kini telah pensiun dan masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub dengan 253 gol dari 559 penampilan.

BACA JUGA:  Menko Perekonomian Minta BP Batam Realisasi Rencana Investor

Dalam wawancara Januari lalu, Rooney mengungkapkan bahwa ia secara pribadi telah menyarankan Rashford untuk mencari tantangan baru di luar United.

“Saya sudah beberapa kali berbicara dengan Rashford, dan saya katakan, ‘Kamu harus meninggalkan United dan mulai lagi dari nol,’” ujar mantan striker Inggris tersebut seperti dilansir Mundo Deportivo pada hari ini.

Menurut Rooney, di usia 27 tahun — usia yang ideal bagi pemain untuk tampil di level tertinggi — Rashford belum sepenuhnya menunjukkan konsistensi yang diharapkan, sebagian karena tekanan dan dinamika di Manchester United.(maq)