edisiana.com – Timnas Belanda U-21 berhasil melaju ke semifinal Kejuaraan Eropa U-21 setelah menundukkan Portugal dengan skor tipis 1-0 di Zilina, Minggu malam waktu setempat. Kemenangan dramatis ini diraih meski Belanda harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak pertama.
Belanda berada dalam tekanan setelah Ruben van Bommel, putra mantan gelandang timnas Mark van Bommel, mendapat kartu kuning kedua dan diusir wasit pada menit ke-21. Situasi semakin mengkhawatirkan ketika Portugal mendapat hadiah penalti setelah kapten Belanda Devyne Rensch menjatuhkan Tiago Tomás di kotak terlarang.
Namun, keberuntungan berpihak pada Belanda. Geovany Quenda — pemain muda Portugal berusia 18 tahun yang akan bergabung dengan Chelsea tahun depan — gagal mengeksekusi penalti setelah bola sepakannya membentur tiang gawang.
Portugal terus mendominasi penguasaan bola, terutama di babak kedua, dengan Quenda menciptakan berbagai ancaman dari sisi kanan. Namun, tim asuhan Michael Reiziger tampil disiplin dan memanfaatkan peluang emas mereka.
Dengan hanya 19 persen penguasaan bola setelah jeda, Belanda tetap mampu memberikan ancaman. Salah satunya terjadi saat bek Portugal Chico Lamba hampir mencetak gol bunuh diri di bawah tekanan, meski dianulir karena Ian Maatsen lebih dulu offside.
Gol kemenangan akhirnya datang enam menit sebelum waktu normal usai. Ian Maatsen dari Aston Villa mengirimkan umpan terobosan yang brilian melewati lini belakang Portugal. Poku, penyerang AZ Alkmaar yang baru masuk dari bangku cadangan, mengecoh kiper Samuel Soares dan mencetak gol penentu.
Melansir BBC, Belanda, yang pernah dua kali menjuarai turnamen ini, akan menghadapi Inggris di babak semifinal pada hari Rabu mendatang di Bratislava. Inggris sebelumnya mengalahkan juara bertahan Spanyol dengan skor 3-1.(maq)
