edisiana.com – Jose Mourinho telah diskors empat pertandingan oleh UEFA karena melawan wasit Inggris Anthony Taylor setelah final Liga Europa.
Tuduhan itu terkait dengan insiden di parkiran setelah pertandingan, ketika Mourinho melontarkan kata-kata tidak sopan kepada Taylor.
Pelatih asal Portugal itu membawa Roma melawan Sevilla dì final Piala Eropa di Budapest. Sementara yang memimpin pertandingan itu Taylor. Sevilla keluar sebagai juara melalui adu penalti.
Mourinho telah dituduh menggunakan bahasa yang menghina atau kasar dalam pertandingan tersebut. Kedua klub juga menghadapi beberapa dakwaan atas perilaku fans dan pemain mereka selama laga.
Menurut BBC, Roma juga dilarang menjual tiket kepada penggemar mereka untuk satu pertandingan Eropa musim depan dan didenda 55.000 euro (£47.300) setelah mereka didakwa dengan pelemparan benda, menyalakan kembang api dan perilaku tidak pantas dari tim mereka.
The Professional Game Match Officials Limited (PGMOL), badan yang bertanggung jawab untuk wasit di Inggris Raya, menggambarkan insiden tersebut sebagai tidak dapat dibenarkan.
“PGMOL mengetahui video yang beredar di media sosial yang menunjukkan Anthony Taylor dan keluarganya dilecehkan dan dilecehkan di Bandara Budapest.
“Kami terkejut dengan pelecehan yang tidak dapat dibenarkan dan menjijikkan yang diarahkan pada Anthony dan keluarganya saat dia mencoba pulang dari menjadi wasit final Liga Eropa UEFA. Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada Anthony dan keluarganya,” dalam rilis PGMOL seperti dilansir Daylimail pada hari ini.
Jose Mourinho berharap Taylor tidak memimpin pertandingan di Liga Eropa, tapi cukup dì Liga Champions.
“Tahun depan kami tidak akan bermain di Liga Champions dan itu bagus karena kami tidak diciptakan untuk itu,” kata Mourinho.
“Dan semoga saja Taylor, hanya menjadi wasit pertandingan di Liga Champions dan melakukan hal yang sama di sana seperti yang dia lakukan malam ini, dan bukan di Liga Europa,” imbuhnya menegaskan.(maq)
Mourinho Diskor Empat Laga, Roma Dihukum Denda
