Gagal Bayar Utang, Inter Jadi Milik Perusahaan Amerika

Pemain Inter Milan merayakan kemenangan saat mengamankan gelar Scudetto musim ini. Foto: via ESPN

edisiana.com – Inter Milan jadi pemilik perusahaan di Amerika, Oaktree Capital Management, karen gagal membayar €395 juta ($428 juta) dari perusahaan induk klub di Tiongkok, Suning.

Pinjaman itu diberikan pada tahun 2021 kepada perusahaan yang berbasis di Luksemburg tempat konglomerat Tiongkok Suning mengendalikan Inter. Dan dijamin oleh saham perusahaan di klub tersebut.

Di bawah skema seperti itu, Oaktree memiliki potensi hak untuk mengambil kendali klub jika terjadi gagal bayar.

“Fokus awal kami adalah stabilitas operasional dan keuangan. Kami sangat menghormati tim manajemen Inter Milan,” kata direktur pelaksana Oaktree, Alejandro Cano seperti dilansir ESPN pada hari ini.

Inter menjadi klub Serie A ketujuh di bawah kepemilikan Amerika. Yang lainnya adalah AC Milan , Atalanta , Fiorentina , Roma, Genoa dan Parma yang baru promosi .

Didirikan pada tahun 1908, Inter adalah salah satu klub paling terkenal di sepak bola Italia. Dengan memenangkan liga sebanyak 20 kali, dan menjadi rumah bagi para pemain top termasuk Lautaro Martínez dan Nicolò Barella.

Suning membeli saham mayoritas klub tersebut pada tahun 2016, yang merupakan salah satu upaya terbesar yang dilakukan perusahaan asal Tiongkok untuk terjun ke sepak bola Eropa.(maq)

Exit mobile version