edisiana.com – Tak ada drama di Allianz Arena. Bayern Munich tampil dominan dan tanpa ampun saat melibas Union Berlin dengan skor telak 4-0, Sabtu malam—sebuah pernyataan tegas dalam perburuan Bundesliga.
Sejak awal, Bayern menekan. Josip Stanisic membuka ruang di sisi kiri dan memberi umpan matang kepada pemain muda Karl, namun peluang itu hanya membentur tiang. Tanda awal dominasi tuan rumah.
Frederik Ronnow sempat menjadi penyelamat Union dengan aksi gemilang menggagalkan peluang Michael Olise.
Bahkan Harry Kane sempat menyia-nyiakan peluang emas dari sudut sempit.
Namun, kualitas akhirnya berbicara.
Olise memecah kebuntuan lewat aksi individu brilian—mengontrol bola dari Leon Goretzka, melewati Stanley Nsoki, lalu melepaskan tembakan melengkung yang tak terjangkau.
Tak lama berselang, Joshua Kimmich mengirim umpan silang berbahaya yang gagal diantisipasi Ronnow. Serge Gnabry pun memanfaatkannya tanpa ampun. 2-0 sebelum jeda.
Union mencoba merespons lewat masuknya Tom Rothe dan Andrej Ilic. Namun harapan itu cepat sirna.
Kane menambah luka. Memanfaatkan umpan Konrad Laimer, ia menyarangkan bola ke sudut bawah gawang. Gol ke-31 musim ini—angka yang bahkan menyamai total gol Union sepanjang musim.
Pesta belum selesai.
Olise kembali menjadi motor serangan, berduet dengan Laimer sebelum tembakannya diblok. Bola liar jatuh ke kaki Gnabry yang menghantamnya keras ke tiang dekat. Gol keempat, dan Allianz pun berpesta.
Union sempat memberi ancaman lewat Jeong Woo-yeong, memaksa Daniel Urbig melakukan penyelamatan. Namun itu hanya gangguan kecil di malam milik Bayern.
Bayern bahkan nyaris menambah gol lewat Olise yang kembali membentur tiang, sementara Kane menutup laga dengan peluang yang melebar.
Empat gol, nol balas. Bayern melaju tanpa hambatan—dan gelar ke-13 dalam 14 tahun kini semakin dekat dalam genggaman.(maq)
