Gol Bunuh Diri Llorente Selamatkan Galatasaray, Atlético di Ujung Tanduk

Pemain Atletico dan Osimhen berebut bola. Foto: via MD

edisiana.com – Liga Champions kembali menghadirkan malam penuh ketegangan. Galatasaray dan Atletico Madrid harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1, hasil yang membuat peluang keduanya menuju fase berikutnya semakin menipis.

Atletico memulai laga pada Kamis ini dengan kilat. Baru empat menit berjalan, gawang tuan rumah bergetar. Kesalahan antisipasi Davinson Sanchez membuka jalan bagi Matteo Ruggeri untuk mengirim umpan silang berbahaya dari sisi kiri.

Giuliano Simeone—putra sang pelatih, Diego—muncul di jantung pertahanan dan menyundul bola dari jarak enam meter. Gol cepat, gol keluarga Simeone.

BACA JUGA:  Oliver Burke Cetak Hat-trick, Union Berlin Menang Dramatis 4-3 atas Eintracht Frankfurt

Namun keunggulan itu rapuh. Hanya bertahan 16 menit. Datang dari sisi kanan, Roland Sallai mengirim bola rendah ke kotak penalti. Tanpa tekanan, tanpa sentuhan lawan, Marcos Llorente justru menjadi protagonis yang salah arah.

Menghadap ke gawang sendiri, ia menggeser bola melewati garis dan menghadiahkan gol bunuh diri. Stadion meledak, Atletico terdiam.

Los Rojiblancos mencoba bangkit. Peluang demi peluang diciptakan. Antoine Griezmann masuk dari bangku cadangan sebagai harapan terakhir.

Tapi di menit-menit akhir, Ugurcan Cakir tampil sebagai tembok terakhir Galatasaray, menepis peluang emas sang bintang Prancis. Peluit panjang berbunyi. Skor tak berubah. Tekanan justru semakin besar.

BACA JUGA:  Bruno Kartu Merah, Maguire Selamatkan MU

Melansir BBC, Atletico kini mengoleksi 13 poin dari tujuh laga. Tiket ke babak 16 besar masih terbuka, tetapi dengan syarat mutlak: menang di kandang sendiri pada Rabu depan melawan Bodo/Glimt—tim Norwegia yang baru saja mengguncang Eropa dengan menaklukkan Manchester City 3-1.

Sementara itu, Galatasaray mengantongi 10 poin. Misi mereka jauh lebih brutal: menang di Etihad melawan Manchester City pada laga terakhir fase liga.

BACA JUGA:  Aston Villa Selamat dari Kekalahan Leicester City

Kemenangan akan menjamin tempat di play-off dua leg, meski hasil imbang bisa saja cukup—asal keberuntungan berpihak dari pertandingan lain.

Drama belum berakhir. Liga Champions selalu menagih keberanian… dan kesalahan sekecil apa pun bisa menjadi hukuman.(maq)