edisiana.com – Vitor Reis sudah bergabung dengan Manchester City. Bahkan dia sudah menjalani latihan bersama dengan skuad Pep Guardiola. Apa sih kehebatan bek muda ini?
Reis berusia 19 tahun kurang dari dua minggu lalu. Perjalanan sepak bolanya dimulai di kota kelahirannya, Sao Jose dos Campos.
Dia bergabung dengan akademi Palmeiras sejal usia 10 tahun pada tahun 2016. Ia dapat bermain sebagai bek kiri maupun bek tengah.
Yang tentunya cocok bagi City yang telah menggunakan Josko Gvardiol dan Nathan Ake dalam peran yang sama.
Reis mencontoh bek Paris Saint-Germain Marquinhos sebagai pengaruh pada gaya bermainnya. Ada juga perbandingan dengan mantan pemain Chelsea Thiago Silva,mantan bintang PSG lainnya.
Kendati usia 40 tahun Thiago masih kuat dan bermain maksimal karena kelasnya. Ia dianggap sebagai pemimpin oleh rekan-rekannya, dan tidak luput dari perhatian bahwa Marquinhos dan Silva sama-sama menjadi kapten tim nasional.
Melansir Daily Mail pada hari ini, Reis cepat, nyaman menggiring bola, mampu menjaga pemain lain di sisinya. Selain itu dia andal dalam lari dengan penyerang lawan.
Karena usianya yang masih muda, Reis tidak terlalu kuat secara fisik. Namun demikian ia sudah mampu bersaing di udara.
Di masa mudanya, ia bermain sebagai pemain nomor 10, tetapi selalu membayangkan bahwa ia akan menjadi pemain bertahan.
Orang-orang dekatnya juga berharap dia dapat beradaptasi dengan cepat di negara dan budaya baru. Sebab dia meninggalkan rumah saat masih sangat muda.
Sebagai Kapten di Piala Dunia U-17
Reis berasal dari keluarga kelas menengah, dengan kedua orang tuanya Sandro dan Ana Maria. Ibunya menemaninya selama sebagian besar kariernya.
Ia menjadi kapten Brasil di Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia, saat ia menghadapi Inggris dan menang 2-1. Dan debut profesionalnya terjadi Juni lalu.
Pada penampilan keduanya, sebagai pemain inti pertama, ia mencetak gol untuk Palmeiras saat melawan rival mereka, Corinthians.
Secara total, ia membuat 22 penampilan senior sebagai pemain profesional sebelum dijual ke Manchester City.
Klub tersebut mencoba membuatnya bertahan hingga pertengahan tahun agar bisa menjadi bagian penting dalam Piala Dunia Antarklub.
Ia akan mengenakan kaus bernomor 22. Dan City menginginkannya untuk sisa musim ini, setelah musim ini cedera yang dialami pemain seperti John Stones dan Nathan Ake.
“City suka bermain dengan bola dan saya juga suka itu, saya pikir itu gaya permainan saya,” ucap remaja itu.
“City telah menunjukkan kepercayaan diri ini kepada saya, ingin merekrut saya, jadi saya sudah sangat yakin. Anda dapat yakin bahwa saya akan memberikan segalanya di lapangan, saya memiliki banyak keinginan dan tekad,” sambung dia menjelaskan.
Kecepatan Reis akan memungkinkan Rico Lewis untuk lebih banyak berputar dan terlibat dalam permainan build-up. Lantaran pemain Brasil itu akan mampu menjaganya jika bola dimainkan di belakang Lewis.(maq)
