Tuchel: Chelsea Kurang Lapar

253
Chelsea kalah dalam aku finalti. Foto: Getty

Bola, edisiana.comThomas Tuchel kecewa dengan hasil timnya yang kurangnya rasa lapar dan upaya yang dilakukan pada pertandingan tur keduanya di Amrika Serikat pada Kamis pagi. 

Christian Pulisic membuka skor untuk tim The Blues.  Namun mereka tidak dapat menambah keunggulan. Tuan rumah diberikan penalti pada injury time dari Daniel Rios dan kedudukan menjadi 1-1 setelah 90 menit.

“Secara umum, saya akan mengatakan kami memainkan babak pertama yang bagus tapi sayangnya, hanya 80 meter dari lapangan,” kata Tuchel seperti dilansir Metro Sport pada hari ini. 

BACA JUGA:  Pogba Nolak Digaji Rp700 M per Minggu

”Dan 20 meter terakhir dari lapangan tidak cukup baik, bahkan di babak pertama. Kami menemukan banyak ruang untuk berakselerasi dan menembus kotak, tetapi kami berjuang dengan pengambilan keputusan dan presisi kami dalam 20 meter terakhir,” imbuhnya menjelaskan. 

Ia menambahkan hal itu sekali tidak cukup baik untuk upaya dan kualitas yang ditunjukkan di 80 meter pertama lapangan dan jumlah ruang yang Chelsea miliki. 

BACA JUGA:  Messi Bawa PSG Kemenangan

“Kami juga harus membiarkan dua peluang besar tanpa hasil di babak pertama, jika tidak, saya pikir kami memainkan pertandingan yang sangat bagus di semua aspek lainnya,” tuturnya. 

Di babak kedua, Tuchel melanjutkan butuh setengah jam untuk menunjukkan kualitas dan  selama sepuluh menit pertama tidak bagus sama sekali. 

“Kami tidak menyerang, tidak bijaksana dalam struktur, tidak berusaha, lapar untuk menjadi tim yang dominan. Itu tidak cukup baik,” ucapnya. 

Tuchel juga menurunkan Raheem Sterling yang baru menandatangani kontrak senilai £ 45 juta dari Manchester City.

BACA JUGA:  City Hajar Yokohama 5-3, Haaland Cetak Dua Gol

Pemain Inggris menunjukkan beberapa kecepatan eksplosif yang membuatnya menjadi ancaman di Liga Premier selama bertahun-tahun.  Tuchel senang dengan upaya rekrutan barunya.

“Saya melihat empat akselerasi di babak kedua dan semuanya berasal dari Raheem. Inilah yang dia berikan dan tidak perlu ada keraguan besar atau kritik besar, tetapi tidak pernah penting apa yang ada di kepala manajer sebelum pra-musim, itu adalah kenyataan yang diperhitungkan,” paparnya.(maq)

BAGIKAN