Mudah-mudahan Leverkusen Juara

Xabi Alonso mengangkat trofi Bundesliga yang pertama dimenangkan Bayer Leverkusen. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Leverkesen akan bermain di final Liga Europa melawan Atalanta  pada Kamis dinihari sebelum menghadapi tim divisi dua Kaiserslautern di final Piala Jerman pada hari Sabtunya.

Tim asuhan Alonso telah menghasilkan sejumlah kebangkitan menakjubkan musim ini. Baik di dalam negeri maupun di Eropa. Di Liga Europa telah memberikan beberapa ujian terbesar dalam rekor mereka.

Tapi tiga kali dalam enam pertandingan di babak sistem gugur, mereka tertinggal 2-0 hingga babak kedua. Yakni di laga babak 16 besar melawan Qarabag dan di leg kedua semifinal  melawan Roma.

Dalam pertandingan Eropa yang menyelamatkan rekor lainnya, di West Ham pada perempat final. Leverkusen seharusnya melaju dengan skor agregat namun membutuhkan gol pada menit ke-89 dari bek kanan Jeremie Frimpong untuk  bermain imbang 1-1 dan tetap tak terkalahkan.

“Kami tidak ingin menunggu hingga detik-detik terakhir pertandingan,” kata Patrick Schick seperti dilansir ESPN pada hari ini.

Schick mencetak tiga golnya di masa tambahan waktu melawan Qarabag pada bulan Maret menjadi kunci untuk unggul agregat 5-4.

Memenangkan dua pertandingan terakhir mereka akan melengkapi musim yang luar biasa bagi Leverkusen, yang terjadi di musim penuh pertama Alonso sebagai pelatih kepala.

“Bagi saya ini sangat istimewa. Gelar pertama saya sebagai pelatih adalah Bundesliga. Itu super, sangat istimewa. Tapi gelar di Eropa akan menjadi hal yang luar biasa dan mudah-mudahan kami bisa mengatakan itu,” tambah Xabi Alonso, pelatih Leverkusen.(maq)

Exit mobile version