edisiana.com – Manajer Manchester City, Pep Guardiola memuji mentalitas para pemainnya yang mampu menemukan cara untuk menang menghadapi Chelsea di Wembley.
“Apa yang mereka lakukan hari ini adalah salah satu hal terhebat yang pernah saya lihat dari sekelompok pemain setelah 120 menit bermain sepak bola pada hari Rabu lalu,” ujarnya dinukil dari ESPN pada hari ini.
Pep Guardiola mengecam jadwal Piala FA setelah timnya mencapai final dengan mengalahkan Chelsea 1-0 pada hari Sabtu, malam, tiga hari setelah upaya treble mereka diakhiri dengan kekalahan adu penalti oleh Real Madrid di Liga Champions.
Gol telat dari Bernardo Silva membuat City berhasil lolos, meskipun mereka memanfaatkan keberuntungan mereka dalam kemenangan 1-0 atas Chelsea.
City, yang tidak diperkuat striker Erling Haaland yang kelelahan, tidak memiliki performa seperti biasanya, dan meski mencapai final lagi
Guardiola jelas gelisah dengan kurangnya waktu pemulihan timnya setelah tersingkir dari Liga Champions pertengahan pekan ini.
“Saya hanya ingin melindungi pemain saya. Itu masuk akal. Saya tidak meminta sesuatu yang istimewa atau hak istimewa,” ucap mantan pelatih Barcelona itu.
Sikap Guardiola didukung oleh manajer Arsenal Mikel Arteta. Arsenal, yang juga kalah di Liga Champions pada pertengahan pekan, mengalahkan Wolves 2-0 pada Sabtu malam.
Mereka kembali ke puncak Liga Premier, satu poin di atas City tetapi telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
“Ini bukan tentang kami, Pep atau saya sendiri, ini tentang kesejahteraan para pemain,” kata Arteta.
“Saat Anda berkompetisi di kompetisi Eropa, setiap tim harus bersaing dengan cara yang sama,” tambahhya menegaskan.
Menurut dia, fisik yang beristirahat tujuh hari dengan tiga hari pasti beda dalam masa pemulihan.
“Itu tidak benar. Bila harus bermain di Liga Premier dan Piala FA. Dari sudut pandang mana pun itu tidak benar,” ujarnya.(maq)
