edisiana.com – Taktik baru Pep Guardiola moncer. Bahkan Kevin De Bruyne telah berkembang dalam sistem baru 3-2-4-1. Dan menghasilkan kemitraan yang mengesankan dengan Haaland.
Dia selalu dianggap sebagai pencipta utama di sisi City. Dia mencatat 100 assist untuk klub di Liga Premier.
Dia juga membukukan 140 assist di semua kompetisi, rekor City, 18 lebih banyak dari pemain Spanyol David Silva.
City lolos ke semifinal Liga Champions pada hari Selasa dengan hasil imbang 1-1 melawan Bayern Munich, menyelesaikan kemenangan agregat 4-1.
The Sky Blues menyiapkan pertandingan melawan juara bertahan Real Madrid di empat besar. Sisi lain Pep Guardiola juga menghadapi Sheffield United di semifinal Piala FA di Wembley akhir pekan ini.
Lantas mereka menghadapi Arsenal pada 26 April nanti. The Gunners dan City sekarang hanya berjarak empat poin di Liga Premier. Dengan sisa satu pertandingan di tangan dan The Gunners yang belum bermain.
De Bruyne secara alami akan memainkan peran penting saat timnya mulai meningkatkan kecepatan dan sekali lagi terlihat tak terbendung.
Mengalahkan Bayern Munich dengan tiga gol dalam dua leg, dan dengan melakukan itu menahan tekanan yang sangat berat pada Kamis malam.
Keberhasilan City ini tak lepas dari taktik baru Pep Guardiola. Dengan memplot duet Stones dan Rodri di depan tiga bek, Ake, Ruben dan Akanji.
Lantas memasang empat gelandang, Grealish, Gundogan, De Bruyne dan Silva. Lantas memakai striker tunggal Erling Haaaland di depan. Akan ada taktik baru lagi untuk menundukkan Real Madrid, Pep? (maq)
Adakah Taktik Baru untuk Madrid, Pep?
