edisiana.com – Bologna menulis malam bersejarah di Riyadh. Dalam duel sarat tensi melawan Inter Milan, Rossoblù memastikan tiket ke final Supercoppa Italia lewat adu penalti yang menegangkan. Nama Federico Ravaglia pun menggema sebagai pahlawan mutlak.
Inter bahkan belum sempat bernapas ketika laga baru berjalan satu menit. Alessandro Bastoni melesat di sisi kiri dan mengirim umpan silang tajam yang disambar Marcus Thuram dengan voli keras ke tiang jauh.
Nerazzurri unggul kilat. Namun Bologna tidak runtuh. Sang juara Coppa Italia bangkit setelah setengah jam permainan. Yann Bisseck dihukum handball di kotak terlarang, dan setelah tinjauan VAR, Riccardo Orsolini maju dengan penuh percaya diri. Penalti dieksekusi sempurna: 1-1.
Bisseck nyaris menebus kesalahannya jelang jeda. Sundulannya menyambut umpan Nicolò Barella tampak mengarah ke gawang, tetapi Ravaglia terbang dan menggagalkannya dengan refleks luar biasa.
Babak kedua berubah menjadi panggung sang kiper Bologna. Ravaglia melakukan penyelamatan spektakuler untuk menepis tembakan Luis Henrique, lalu kembali mematahkan usaha Federico Dimarco. Inter menggempur, Bologna bertahan dengan nyawa.
Jonathan Rowe sempat mengancam lewat tendangan bebas, tetapi Josep Martínez masih sigap. Inter terus menekan melalui Bastoni, Stefan de Vrij, dan Dimarco, namun lagi-lagi Ravaglia berdiri kokoh, termasuk saat menepis peluang emas Piotr Zielinski.
Di masa tambahan, Martínez menjaga Inter tetap hidup dengan menggagalkan tendangan Giovanni Fabbian. Adu penalti pun tak terhindarkan.
Dan di sanalah Ravaglia berubah menjadi tembok baja. Ia menepis penalti Alessandro Bastoni dan Ange-Yoan Bonny. Ketika tekanan memuncak, Ciro Immobile maju dan mengirim bola ke gawang untuk mengunci kemenangan 3-2.
Bologna pun melaju ke final. Melansir ESPN, Senin nanti, mereka akan menantang Napoli.Malam di Riyadh ini? Sepenuhnya milik Ravaglia dan Bologna.(maq)
