edisiana.com – Barcelona kalah. Hanya tipis 2-1 dari AS Monaco pada Jumat dinihari tadi. Tapi disayangkan bek andalannya Eric Garcia diganjar kartu merah.
Garcia menarik kembali Takumi Minamino
ketika penyerang Jepang itu mencegat umpan panik dari kiper Barcelona Marc-André ter Stegen.
Hasil itu mengakhiri awal musim yang sempurna bagi Barca. Padahal, mereka memenangkan lima pertandingan LaLiga pertama. Tentu di bawah pelatih baru Hansi Flick.
Namun melihat Monaco memimpin pada menit ke-16 melalui gelandang Maghnes Akliouche .
Akliouche, yang mewakili Prancis di Olimpiade Paris, mencetak gol dari sisi kanan area penalti di bawah pengawasan pelatih tim nasional Didier Deschamps.
Deschamps bukan satu-satunya wajah terkenal di antara penonton di Stade Louis II. Legenda basket Michael Jordan juga hadir di sana.
Jordan menyaksikan bintang remaja Lamine Yamal menyamakan kedudukan bagi Barca pada menit ke-28. Melalui tendangan kaki kiri yang hebat dari tepi area penalti.
Itu adalah gol keempatnya musim ini tetapi yang pertama sepanjang karier penyerang Spanyol peraih Kejuaraan Eropa itu di Liga Champions.
Melansir ESPN, Yamal menjadi pencetak gol termuda kedua dalam sejarah Liga Champions pada usia 17 tahun dan 68 hari. Hanya 28 hari lebih tua dari rekan setimnya Ansu Fati ketika ia mencetak gol melawan Inter Milan pada bulan Desember 2019.
Pada bulan Juli, Yamal menjadi pemain termuda yang pernah mencetak gol di Euro ketika ia mencetak gol menakjubkan dalam kemenangan semifinal Spanyol atas Prancis.
Sementara itu, Fati baru pulih dari cedera kaki dan masuk dalam skuad Flick. Pemain depan berusia 21 tahun, yang kembali dari masa peminjaman ke klub Liga Premier Inggris Brighton, tidak bermain untuk Barca sejak 2023.(maq)











