Klub Bola yang Tajir akan Dikenai Pajak Mewah

447
Klub bola yang tajir akan dikenai pajak mewah. Foto: AP

Yang Mengikuti Tiga Kompetensi Eropa

Bola, edisiana.comUnited European Football Association (UEFA) segera menerapkan aturan Financial Fair Play (FFP) yang baru. Tujuannya untuk mempercepat hukuman bagi klub yang melanggar kebijakan FFP.

Nantinya UEFA akan memantau pengeluaran skuad, termasuk biaya transfer. Biaya skuad bukan hanya gaji dan biaya transfer, tetapi juga biaya agen. Kemudian dihitung apakah klub telah melanggar batas pengeluaran digariskan oleh UEFA.

BACA JUGA:  Beda Liga Inggris dan Prancis Menghargai Pemain Muslim

Seperti dilansir Telegraph klub yang ikut dalam tiga kompetisi klub Eropa UEFA akan dikenai pajak mewah. Jika tak mampu terpaksa mengeluarkan pemain dari skuad mereka agar memenuhi syarat untuk bersaing.

Mengenai pajak mewah sistemnya mirip dengan model yang digunakan di Major League Baseball dan liga olahraga Amerika lainnya.

BACA JUGA:  Madrid Akhirnya Kalah di Tangan Rayo Vallecano

Eksekutif UEFA mengharapkannya aturan ini segera berlaku. Sayang sampai saat ini belum ada sosialisasi aturan tersebut.

Pajak mewah akan membuat klub yang menghabiskan lebih dari batas yang ditetapkan UEFA harus membayar premi untuk tidak menghadapi sanksi oleh klub sepak bola Eropa.

Sementara klub dua dua kompetisi dengan potensi “hard cap” sebagai batas atas yang tidak dapat dilampaui oleh pemilik dalam keadaan apa pun.

BACA JUGA:  Kane Sudah Siap ke Bayern Munich

Yang menggembirakan, langkah ini akan menguntungkan klub-klub yang papan bawah. Dana yang dikumpulkan oleh klub yang terkena pajak mewah akan didistribusikan kembali ke seluruh klub profesional, agar menciptakan keseimbangan yang lebih adil.

Antara klub kaya raya dan klub yang memiliki anggaran terbatas.(maq)

BAGIKAN