edisiana.com – Pep Guardiola mengubah kebiasaannya pada musim ini. Dia bukan pergi keluar kota untuk mengisi waktu luang atau jeda pertandingan. Tapi pergi ke Musu.
Musu, adalah restoran Jepang eksklusif mewah yang ada dì kota Manchester. Restoran itu baru dibuka pada bulan Oktober 2022.
Musu terkenal dengan tujuh hidangan yang langsung rekomendasi dari koki. Yang tentu harganya sangat mahal. Senilai £110 atau setara Rp2 jutaan.
Guardiola sering datang untuk makan siang. Bahkan bisa seharian dia nongkrong dì sana. Merancang taktik untuk timnya The Citizens. Tapi juga setelah bertandingan selesai.
Melansir Daylimail, menyebutkan seperti pada bulan Maret lalu. Saat City mengalahkan RB Leipzig 7-0. Dia ke restoran Musu, sehari setelah kemenangan pertandingan tersebut.
Dia duduk di bar, memesan omakase (artinya menu andalan dari kepala koki) dan dia tampak puas. Hingga dia sering ke sana selepas pertandingan.
Musim ini City sempat tergelincir dari tim – tim papan bawah. Tapi sempat juga kalah dari Manchester United.
Akubatnya, City tertinggal lima poin di belakang pemimpin klasemen Arsenal. Namun kemudian Guardiola melihat tanda-tanda bagus kepada para pemainnya bekerja tepat pada saat yang tepat.
Hingga City mencatatkan sembilan pertandingan dalam 23 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi. Dua bulan kemudian, mereka hampir menjadi klub kelima yang mengangkat tiga gelar papan atas berturut-turut.
Guardiola akan menjadi manajer kedua setelah Sir Alex Ferguson, untuk mencapai treble winner. Bahkan besok mereka bisa mengunci gelar pertamanya dari tiga gelar yang dikejar. FA, Champions dan Premier.(maq)
Pep Merancang Taktik di Restoran Jepang











